Awas! Pejabat yang Boros Anggaran Akan Dicopot Jokowi

Terkini.id, Bogor – Presiden terpilih 2019-2024, Joko Widodo, menyampaikan lima pesan penting saat pidato politik dalam acara Visi Indonesia, Minggu 14 Juli 2019.

Beberapa hal yang mengemuka adalah soal Reformasi birokrasi yang akan diperkuat lagi di periode selanjutnya.

Jokowi mengungkapkan, dalam lima tahun periode keduanya ke depan ia bersama wakilnya yakni Maruf Amin akan lebih tegas melakukan reformasi birokrasi.

Baca Juga: Ramai Pidato Jokowi Sebut Indonesia Kebanyakan Peraturan Bikin Ruwet, Banjir...

“Sangat penting bagi kita untuk mereformasi birokrasi kita. Reformasi struktural! Agar lembaga semakin sederhana, semakin simpel, semakin lincah!” kata Jokowi di harapan para pendukungnya di Sentul Internasional Convention Center, Bogor, Jawa Barat.

Dia menyebutkan, ‘lembaga dan instansi pemerintahan dituntut harus bersikap efisien, inovatif, dan adaptif dengan perkembangan zaman.

Baca Juga: Jokowi Disebut Pidatonya Bikin Ngantuk, Amien Rais: Pikirannya Itu Dangkal,...

Jokowi tidak mau pemerintahan dalam lima tahun ke depan tetap bekerja dengan cara lama yang lamban.

Bahkan, mantan Wali Kota Solo itu juga berjanji akan turun langsung menindak tegas lembaga-lembaga atau instansi pemerintahan yang bekerja tidak efisien.

“Akan saya cek sendiri! Akan saya kontrol sendiri! Begitu saya lihat tidak efisien atau tidak efektif, saya pastikan akan saya pangkas, copot pejabatnya. Kalau ada lembaga yang tidak bermanfaat dan bermasalah, akan saya bubarkan!” tegas Jokowi.

Harus Berubah

Baca Juga: Jokowi Disebut Pidatonya Bikin Ngantuk, Amien Rais: Pikirannya Itu Dangkal,...

Dia menegaskan lagi, bahwa di periode selanjutnya, tidak ada lagi pola pikir lama.

“Tidak ada lagi kerja linier, tidak ada lagi kerja rutinitas, tidak ada lagi kerja monoton, tidak ada lagi kerja di zona nyaman. Harus berubah! Sekali lagi, kita harus berubah,” terang dia.

Menurut Jokowi, kita harus membangun nilai-nilai baru dalam bekerja.

“Kita harus cepat beradaptasi dengan perkembangan zaman. Maka kita harus terus membangun Indonesia yang adaptif, Indonesia yang produktif, dan Indonesia yang inovatif, Indonesia yang kompetitif,” kata dia lagi.

Bagikan