Terkini.id, Jakarta – Banjir membuat PLN terpaksa melakukan pemadaman demi menghindari kemungkinan terburuk. Ini membuat banyak warga menyalakan genset di tengah-tengah banjir.
Nah, genset pemakaian genset di dalam rumah harus hati-hati. Salah sedikit, asap genset yang mengandung racun bisa berakibat fatal jika dihidup.
Baru-baru ini, 4 jasad yang diketahui sekeluarga ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Jalan Kayu Mas Selatan, Pulogadung, Jakarta Timur, pada Kamis (2/1) malam.
Diduga, mereka meninggal akibat paparan gas beracun dari genset. Genset itu sebelumnya mereka nyalakan karena mati lampu saat banjir.
Salah satu tetangga keluarga tersebut, Jayadi, mengungkapkan lingkungan sekitar rumah kontrakan korban sempat dilanda hujan deras hingga menimbulkan banjir.
“Kondisi (banjir)-nya lumayan parah. Mulai hujan kan Selasa malam dari sore sampai malam hujan gak berhenti-henti. Terus pagi setahu saya bangun tidur sudah banjir, hari rabu pagi,” kata Jayadi (35) di Jalan Kayu Mas Selatan VI, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Jumat 3 Januari 2019 seperti dikutip cnnindonesia.
Dia mengungkapkan, sejak hari Rabu pagi (1/1) banjir telah menggenangi area sekitar rumah kontrakan korban. Jayadi memperkirakan, banjir di area ini yang tertinggi sekitar 1,5 meter.
“Sekitar setengah meter lebih kalau di dalam sana (belakang rumah kontrakan korban), kan dataran rendah. Kalau di sini (di depan rumah kontrakan korban) sekitar 20 centianlah kalau di sini,” sambungnya.
Jayadi mengatakan banjir tidak sampai masuk ke dalam rumah kontrakan korban. Namun, menurutnya, di depan dan belakang rumah kontrakan korban ini tergenang banjir.
“Enggak (masuk rumah kontrakan korban). Kalau rumah si korban tinggi ngga sampai masuk. Kalau di belakangnya itu terendam,” ucap Jayadi.
Jayadi menambahkan, area ini juga sempat mengalami pemadaman listrik. Pemadaman tersebut, menurut Jayadi, terjadi sejak Rabu pagi.
“Listrik mati dari mulai pagi jam 07.00 WIB pagi hari Rabu. Itu mulai padam,” katanya.
Banjir pun, menurut Jayadi mulai surut pada hari Rabu sore. “Siang (masih banjir). Sekitar sorean udah mulai surut. Habis dzuhur sekitar jam 13.00 WIB,” sambung Jayadi.
Pada saat hari Rabu siang itulah, kepala keluarga dari sekeluarga yang tewas ini menyalakan jenset dan meletakankan genset tersebut di dalam kamarnya. “Siang masang genset,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
