Baru-baru Bertemu Jokowi, Amien Rais Kini Curiga Presiden Mau Menjabat Tiga Periode

Baru-baru Bertemu Jokowi, Amien Rais Kini Curiga Presiden Mau Menjabat Tiga Periode

HZ
Hasbi Zainuddin

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Mantan Ketua MPR RI, Amien Rais baru-baru ini mengungkapkan kecurigaannya terkait adanya usaha dari rezim Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) untuk mencengkram semua lembaga tinggi negara. Mulai dari MPR, DPR, DPD bahkan bisa sampai melibatkan TNI dan Polri.

Politikus Senior itu menyampaikan pendapatnya lewat Akun YouTube Amien Rais Official, Sabtu 13 Maret 2021. 

Sebelumnya, Amien Rais bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana Negara pada Selasa 9 Maret lalu. Amien bersama Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) Laskar FPI bertemu sekitar 15 menit.

Kini, dalam postingannya, Amien menyebutkan betapa berbahayanya jika kecurigaannya itu benar-benar terjadi.

“Tentu ini sangat berbahaya. Jadi sekarang sudah ada semacam publik opini yang mula-mula samar-samar sekarang semakin jelas ke arah mana rezim Jokowi ini untuk melihat masa depannya,” ujarnya.

Baca Juga

Amien mencurigai bahwa pemerintahan Presiden Jokowi akan mendorong adanya sidang MPR untuk melakukan perubahan terhadap duaa pasal. Namun, Amien tidak tahu pasal mana di dalam UUD 1945 yang akan diamandemen.

“Jadi mereka akan mengambil langkah pertama meminta sidang istimewa MPR ya mungkin satu dua pasal yang katanya perlu diperbaiki. Yang mana saya juga tidak tahu. Tapi kemudian nanti akan ditawarkan pasal baru yang kemudian memberikan hak bahwa presiden itu bisa dipilih tiga kali,” jelasnya.

Dia mengatakan bahwa jika ini benar-benar terjadi maka bisa berbahaya. Dia pun meminta agar lembaga tinggi negara tidak membiarkan ini terjadi.

“Saya meminta saudara-saudara sekalian para anggota DPR, MPR, DPD, lembaga tinggi yang lain akankah kita biarkan plotting rezim sekarang ini akan memaksa masuknya pasal supaya bisa dipilih ketiga kalinya itu?” tuturnya.

Namun begitu dia mengatakan bahwa semua hal itu masih menjadi dugaannya. 

“Ini dugaan saya. Kalau keliru saya minta maaf. Atau kemudian kita akan menekan bukan people power turun ke jalan. Tapi bagaimana kita menunjukkan dengan posisi yang solid bahwa rezim itu sesungguhnya sedang mengarah kepada penguburan demokrasi kita,” pungkasnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.