Begini Cara Dinas Sosial Makassar Kurangi Jumlah WRSE

Sosialisasi Pemberdayaan dan Pembinaan Lorong bagi Wanita Rawan Sosial Ekonomi (WRSE), Selasa 26 Juni 2019.

Terkini.id,Makassar – Dalam rangka mengurangi jumlah Wanita Rawan Sosial Ekonomi (WRSE) yang berada dalam garis kemiskinan sekaligus meningkatkan taraf hidup Wanita Rawan Sosial Ekonomi, Dinas Sosial Kota Makassar menggelar Sosialisasi Pemberdayaan dan Pembinaan Lorong, Selasa 26 Juni 2019.

Kepala Dinas Sosial Kota Makassar Akhmad Namsum dalam sambutannya saat membuka sosialisasi tersebut menyampaikan bahwa kegiatan ini diselenggarakan juga untuk mengembangkan keterampilan WRSE untuk memecahkan masalah yang dihadapi.

“Selain itu juga untuk meningkatkan kepedulian masyarakat dalam menangani masalah PMKS di lingkungannya, khususnya masalah WRSE,” tuturnya.

Maka dari itu, kata Akhmad Namsum hal itu sudah menjadi kewajiban kita sebagai aparat maupun masyarakat adalah bersama-sama mengoptimalkan seluruh aspek pembangunan yang pada hakekatnya bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Sebagaimana program dari Dinas Sosial Kota Makassar salah satunya adalah program Pemberdayaan Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS),” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Usaha Kesejahteraan Sosial, Muliawati dalam laporannya menyampaikan bahwa dalam konteks pembangunan di Indonesia, masalah kemiskinan semakin menjadi primadona sejak krisis ekonomi melanda Indonesia pada pertengahan tahun 1997 lalu.

Kemiskinan kata Dia menjadi semakin sering dibicarakan karena adanya peningkatan jumlah penduduk miskin yang cukup tajam yang diakibatkan oleh krisis ekonomi tersebut.

Biasanya, Wanita Rawan Sosial Ekonomi mempunyai tingkat pendidikan yang rendah, atau minimal tidak tamat pendidikan sekolah dasar. Mereka ini adalah perempuan berusia 19-59 tahun yang menjadi kepala keluarga tanpa memiliki mata pencaharian tetap dan kesulitan dalam pemenuhan kebutuhan dasar keluarganya

“Wanita yang ditinggal oleh suaminya tanpa batas waktu tertentu juga dapat digolongkan ke dalam golongan Wanita Rawan Sosial Ekonomi,” ujarnya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini