Begini Cara Pembelajar Online MTsN I Jeneponto di Tengah Covid-19

Siswa Mata Negeri 1 Jeneponto menerima pembelajaran lewat online
Salah seorang siswa Belajar dari rumah

Terkini.id, Jeneponto – Merujuk pada Surat Edaran Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Propinsi Sulawesi Selatan Nomor: B./Kw.21.1.2/OT 01.02/03/2020 tertanggal 17 Maret 2020 dan Surat Edaran Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jeneponto Nomor : B.332/Kk.21.07/PP.00/3/2020 tentang pencegahan Virus Corona ( Covid-19 ), Kepala MTsN I Jeneponto mengimbau kepada orang tua siswa, siswa dan gurunya.

Kepala MTsN I Jeneponto, mengeluarkan beberapa imbauan diantaranya, KTU dan Staf tetap berkantor seperti biasa, Kegiatan belajar mengajar dilakukan di rumah pada tanggal 17 hingga 31 Maret 2020 mendatang.

“Guru kita imbau untuk memberikan penugasan dan memantau siswa pada jam pembelajaran dirumah, begitupun orang tua siswa kita minta untuk melakukan pengawasan terhadap anaknya dirumah,” Kata Hj Nuraedah.

Untuk mengefektifkan proses belajar mengajar lewat online, Kepla MTsN I Jeneponto menyarankan kepada gurunya untuk memberikan pembelajaran lewat vidio call kelompok I kepada 4 orang siswa secara bersamaan, dengan cara yang sama kepada semua siswa.

“Guru membuat pembelajaran dalam bentuk vidio atau power point di kirim lewat grup Whatsapp, kemudian, memberikan tugas kepada siswa, maka tugasnya boleh di setor lewat grup Whatsapp dalam bentuk foto hasil pekerjaan, atau dikirim lewat email,” jelas Hj Nuraedah.

Menarik untuk Anda:

Menurutnya, aturan grup belajar online itu sesuai di jadwal mata pelajaran setiap hari dan siswa diawasi oleh guru lewat video call.

“Keaktifan siswa diawasi dengan cara menghubungi lewat video call, dengan memberikan saran untuk aktif di Whatsapp, siswa mengirimkan bukti kehadiran dengan format nama lengkap disertai kata “Siap Belajar” bukti kehadiran dikirim minimal paling lambat 10 menit, setelah itu dianggap alpa,” ujarnya.

Hj Nuraedah menjelaskan, dalam proses belajar mengajar online, guru akan mengirim pembelajaran dan tugas dalam bentuk foto, file, link atau video di grup Whatsappnya.

“Hasil pekerjaan siswa di kirim secara pribadi ke Whatsapp guru mata pelajaran, proses pembelajaran dan pengerjaan tugas sesuai dengan jadwal jam pelajaran,” ungkapnya.

Selain itu, menurut Hj Nuraedah, dalam proses pembelajaran online, ada beberapa guru yang menggunakan software sistem voice note.

“Ada beberapa guru pakai voice note yang bisa Iangsung di dengar siswa tentang materi dan penjelasan guru yang di sampaikan,” pungkasnya.

Dia pun berharap proses pembelajaran selama tanggap pencegahan Covid 19 dapat berlangsung dengan efektif sehingga siswa tidak ketinggal pelajaran.

“Semoga pembelajaran tetap terlaksana dengan baik dan tidak mengurangi out put yang dihasilkan. Dan Alhamdulillah berdasarkan pemantauan kami proses pembelajaran online sudah berjalan lancar walaupun pelaksanaanx di dunia maya,”pungkasnya.

“Insya Allah hasilnya kita berharap tetap sesuai dengan harapan kami, harapan Madrasah, harapan pimpinan kita dan harapan para orang tua siswa, ini di buktikan dengan laporan para guru dan pengamatan saya di media sosial,” tutup Hj Nuraedah.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Ini Kata Nasabah Saat Terima Hadiah dari BRI Kanca Jeneponto

Warga Jeneponto Terima Hadiah Mobil dari BRI

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar