Terkini.id – Ada banyak yang dilakukan oleh pemerintah untuk mewujudkan pengelolaan keuangan lebih baik. Seperti yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Gowa.
Dimana Pemerintah Kabupaten Gowa melakukan penandatangan kerjasama atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sulawesi Selatan dalam rangka Peningkatan Kualitas Pengelolaan Keuangan Pemerintah Pusat dan Daerah di Ruang VIP Gedung Keuangan Nevada II Lantai I, Kantor DJPb Sulsel, Kamis 24 Juni 2021.
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengatakan MoU tersebut dilakukan untuk mewujudkan pengelolaan keuangan yang lebih baik, sehingga kerjasama ini akan membantu Pemkab Gowa dalam hal pendampingan.
“Pengelolaan keuangan yang baik tentu menjadi harapan seluruh pemerintah kabupaten/kota, salah satunya di Kabupaten Gowa. Hari ini kita MoU dengan DJPb untuk bisa mengelola keuangan Pemkab Gowa yang lebih baik, mulai dari perencanaan sampai pembuatan laporan pertanggungjawaban,” kata Adnan.
Selain itu, Adnan mengungkapkan pandemi Covid-19 yang masih melanda Indonesia khususnya di Kabupaten Gowa ini mengakibatkan perekonomian mengalami penurunan, sehingga kemandirian suatu daerah sangat dibutuhkan.
- Bupati Gowa Tinjau Pelayanan RSUD Syekh Yusuf dan MPP, Pastikan Layanan Publik Berjalan Optimal
- Pemkab Gowa Siapkan Lahan 8 Hektare untuk Proyek Pengolahan Sampah Modern Senilai Rp1,3 Triliun
- Wabup Gowa Dukung Kolaborasi HNSI Kembangkan Potensi Nelayan dan Wisata untuk Tingkatkan PAD
- Wabup Gowa Serahkan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Gowa Kembali Raih Opini WTP ke-14
- Wabup Gowa Dorong Nobar Piala Dunia FIFA 2026 Jadi Ajang Kebersamaan dan Penggerak UMKM
Olehnya kata dia, Pemkab Gowa mendorong optimalisasi PAD agar perekonomian Gowa bisa tetap kuat meskipun anggaran mengalami penurunan.
“Kami juga meminta identifikasi potensi PAD di Gowa yang belum tergarap apalagi di tengah pandemi anggaran mengalami penurunan. Jadi meskipun dana transfer, DID turun kita bisa mengatasi itu dengan adanya optimalisasi PAD itu,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Kanwil DJPb Sulsel, Syaiful mengatakan pihaknya akan melakukan pendampingan terbaik kepada Kabupaten Gowa dalam tata kelola keuangan keuangan, baik pusat maupun di daerah mulai dari realisasi DAK Fisik, dana desa, dana transfer hingga memberikan pendampingan bagi pelaku UMKM yang merupakan salah satu dampak dari pandemi Covid-19.
Syaiful menyampaikan, realisasi DAK Fisik Gowa saat ini sudah bagus jika dibandingkan dengan beberapa daerah lainnya meskipun masih rendah yaitu dari pagu Rp219,9 miliar, realisasi DAK Fisik Rp24,5 miliar atau sekitar 11 persen, sedangkan realisasi dana desa cukup menggembirakan kata Syaiful yakni dari total Rp147 milar, realisasi sudah mencapai Rp64,1 miliar atau 43,5 persen.
“Kenapa saya mengatakan realiasi DAK Fisik Gowa 11 persen masih lebih bagus dibandingkan daerah lain, karena beberapa daerah bahkan masih nol persen, sehingga meskipun realisasi 11 persen ini masih rendah tapi cukup bagus maka perlu dilakukan proses percepatan,” jelasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
