Terkini.id, Makassar – Penjabat Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin tengah menggodok aturan untuk mempersempit ruang gerak orang.
Ia beralasan, 80 persen persoalan Covid-19 di Sulawesi Selatan ada di Makassar.
“Kalau kita tak batasi orang, daerah-daerah sudah bagus, katakanlah Soppeng, dan kota yang sudah hijau dan kuning. Kalau datang ke Makassar sehat, bergaul, pulang sakit. Nah, yang begini harus kita kendalikan,” kata dia, Senin, 29 Juni 2020.
Kendati begitu, ia mengatakan pihaknya mungkin melarang orang beraktivitas sebab ekonomi akan berhenti.
“Tak boleh melarang orang kerja. Memang kita harus mengambil jalan tengah, memang ada yang komplain. Tapi yakin saja, bahwa yang kita lakukan ini sementara dikaji teman-teman Pemprov,” ungkapnya.
- Disdikbud Jeneponto Turun ke SDN 14 Tamalatea, Pastikan Kronologi Dugaan Pemukulan Siswa yang Berujung Pengeroyokan Guru
- Diduga Dianiaya, Oknum Guru di Jeneponto Melapor ke Polisi, 3 Perempuan Terancam Pidana
- Pertamina Patra Niaga Sulawesi Tambah Pasokan LPG 3 Kg hingga 65 Persen di Sejumlah Wilayah Sulselbar
- Telkomsel Makassar Half Marathon 2026 Catat Perputaran Ekonomi Rp52,3 Miliar
- DPRD Sulsel Tunda Pengesahan Ranperda Pajak, Kenaikan BBNKB dan PBBKB Dikaji Ulang
Dia bakal memastikan mengambil langkah yang paling minimal pengaruhnya kepada masyarakat.
Sebagai gambaran, Rudy mengatakan punya opsi. Hal itu lantaran dirinya tak ingin mendahului Perwali.
“Nanti kita random di perbatasan orang yang tidak bawa kartu bebas Covid-19, kita tes tes rapid. Ini belum keputusan, kalau dia reaktif maka isolasi 14 hari,” ungkapnya.
Rudy mengatakan bagi mereka yang hendak ke Makassar dia harus meyakinkan dirinya bahwa dia sehat sebelum berangkat.
“Intinya kalau tidak perlu jangan maki ke Makassar, kalau tidak perlu jangan ke luar Makassar. Begitu,” ungkapnya.
Terkait kekhawatiran masyarakat bahwa rapit test akan menjadi lahan bisnis, Rudy mengatakan, dalam mengambil keputusan harus mengutamakan pikiran positif.
“Kita harus selalu berpikir positif supaya energi positif mendorong kita. Energi negatif mematikan kita punya semangat,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
