Terkini.id, Makassar – Untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 di Kota Makassar, Calon Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi mengatakan membutuhkan tindakan pencegahan yang masif dari seluruh pihak.
Ia mengatakan bila dipercaya memimpin Kota Makassar, pasangan ADAMA akan mengaktifkan sistem pencegahan dini dari komunitas terkecil.
Hal itu dimulai dari keluarga, lorong-lorong, dan ekosistem RT/RW. Fatma mengatakan, ADAMA punya program peningkatan kesehatan dan perbaikan ekonomi di tengah pandemi.
“Program 3M dan 3T harus dibarengi dengan kesadaran masyarakat,” kata Fatma, Jumat, 4 Desember 2020.
Sementara, Calon Wali Kota Makassar Nomor urut 1 Mohammad Ramdhan Pomanto mengaku akan memaksimalkan local influencer atau Ketua RT dan Ketua RW di Kota Makassar.
- PT Vale Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di NTT
- Kalla Institute Berdayakan UMKM Perempuan di Maros Melalui Program PMP Kemdiktisaintek 2026
- Hadiri Muktamar V Wahdah Islamiyah, Dirut PT PAL Ajak Ormas Islam Bangun Kekuatan Industri Nasional
- Musim Kemarau, Wali Kota Makassar Ingatkan Warga Waspadai Kebakaran
- Sekolah Islam Terpadu Al Fatih Makassar Luncurkan SPMB 2027/2028, Perkuat Komitmen Cetak Generasi Berkarakter Qur'ani
Hal itu untuk memberikan sosialisasi dan edukasi tentang pentingnya vaksin Covid-19.
Menurut Danny, hal ini penting dilakukan agar kasus penolakan rapid test dan swab test tidak lagi terjadi di Kota Makassar.
“Persoalan Covid-19 bukan hanya penyakitnya. Masyarakat awam masih banyak yang kurang paham,” ungkap Danny.
Danny mengatakan, Covid-19 tidak hanya masalah warga Makassar namun sudah menjadi pandemi di seluruh dunia.
“Maka pelibatan seluruh local influencer sangat penting,” katanya.
Jika diamanahkan kembali menjadi di Kota Makassar, Danny akan mengajak Ketua RT, Ketua RW, Penasehat Wali Kota, Tokoh Agama, dan tokoh masyarakat.
Agar program vaksinasi Covid-19 dapat diterima semua masyarakat. Vaksin harus menjadi kebutuhan. Bukan menimbulkan ketakutan.
“Ini adalah gerakan masyarakat dunia. Penerimaan masyarakat terhadap vaksin adalah bagian dari keberhasilan program pemerintah,” ujarnya.
Terkait siapa yang paling pertama mendapatkan vaksin, menurut Danny, adalah orang yang paling rentan terapapar Covid-19.
Ketua RT dan Ketua RW harus mendeteksi setiap lingkungan tempat tinggalnya. Kemudian melaporkan kepada satuan tugas.
“Bukan dari Wali Kota atau elit yang lebih dahulu. Tapi rakyat yang paling membutuhkan,” katanya.
Danny juga terus berkomitmen untuk membagikan masker kepada warga. Menghimbau warga menerapkan protokol kesehatan.
“Menjaga jarak dan rajin cuci tangan,” katanya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
