Terkini.id, Jakarta – Belum lama ini, LSIN alias Lembaga Survei Independen Nasional mengungkap hasil jajak pendapat tentang sosok calon presiden (capres) yang diinginkan masyarakat pada 2024 mendatang.
Namun, ternyata hasil survei menyebut bahwa masyarakat belum bisa membayangkan siapa sosok yang sesuai untuk menggantikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kelak.
“Lebih dari 25 persen persen responden tidak menjawab atau tidak mengetahui elektabilitas kandidat berdasarkan top of mind (bayangan),” papar Direktur LSIN, Yasin Mohammadx dalam telekonferensi di Jakarta pada Sabtu kemarin, 30 Oktober 2021, ditutup terkini.id via Medcom.
Yasin mengatakan bahwa posisi kedua dalam survei instansinya dalam kategori capres bayangan masyarakat adalah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang mendapatkan dukungan sebesar 18,4 persen dalam kategori tersebut.
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menduduki posisi ketiga dengan mendapatkan suara 16,6 persen dari responden yang ditanya oleh LSIN.
- Survei Capres Indekstat: Ganjar Pranowo Teratas
- Denny Siregar Sindir Partai Demokrat: Terlalu Halu itu Gak Baik, Entar Jadi Gila
- Disebut Tebar Pesona Sejak Awal, Pengamat: Sandiaga Uno Paket Komplit di Pemilu 2024
- Survei Elektabilitas Capres Tokoh Oposisi, Rocky Gerung Teratas, Abdullah Hehamahua Juga Masuk
- Indo Barometer: Jokowi-Amin Unggul di Berbagai Segmen Pemilih
Lalu Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, menyusul Anies di posisi keempat dengan mendapatkan suara 15,8 persen berdasarkan survei LSIN.
“Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendapat suara 6,4 persen, kemudian Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendapatkan suara 3,7 persen.”
Kemudian Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, rupanya ada di bawah AHY dalam survei tersebut lantaran hanya mendapatkan suara 2,1 persen.
Nah, di posisi terbawah ada Ketua Dewan Perwakilan Pusat (DPP) Partai Golkar, Airlangga Hartarto dan Ketua DPR Puan Maharani.
Diketahui bahwa Airlangga mendapatkan suara 1,9 persen, sedangkan Puan Maharani mendapat suara 1,6 persen.
Yasin juga mengatakan respondennya banyak yang tidak bisa membayangkan partai asal presiden selanjutnya.
Sebanyak 43,4 persen narasumber tidak menjawab tentang pertanyaan partai yang memungkinkan menjadi pemenang pemilihan presiden (pilpres) 2024.
Namun, Prtai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mendapatkan suara 11,1 persen dalam survei tersebut. Setelah itu, Partai Gerindra menyusul dengan suara responden 10,1 persen.
“Partai Demokrat ada di posisi ketiga dengan suara 8,4 persen responden.”
Sebagai informasi, LSIN mengumpulkan jajak pendapat dengan menggunakan metodelogi wawancara dengan cara provability sampling.
Sebanyak 1.200 orang yang tersebar di seluruh Indonesia dijadikan responden dalam pengambilan survei ini.
Pengambilan survei dilakukan dengan rumus slovin. Margin of error dalam survei ini mencapai 2,8 persen.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
