Terkini.id, Jakarta – Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Mujiono Koesnandar turut berkomentar soal tudingan Indonesia Corruption Watch (ICW) kepada Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Moeldoko.
Diketahui, sebelumnya ICW menuding bahwa Moeldoko memiliki keterkaitan dengan promosi dan distribusi Ivermectin.
Sebagai catatan, Ivermectin adalah obat cacing yang belakangan disebut-sebut juga ampuh sebagai obat Covid-19.
Mujiono pun khawatir bahwa tudingan kepada Moeldoko, yang juga menjabat sebagai Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), akan berdampak kepada semangat para sukarelawan menangani Covid-19.
“Apa mereka tidak memikirkan dampak tudingan yang sangat mungkin membuat semangat para sukarelawan penanganan Covid-19 menurun,” ujarnya pada Minggu, 25 Juli 2021, dilansir dari JPNN.
- Moeldoko Sebut Adanya Motif Politik di Balik Pernyataan Mantan Ketua KPK Agus Rahardjo
- Reshuffle Kabinet Hari Ini, Beredar Kabar Syahrul YL Digantikan Moeldoko
- Upaya Melawan Moeldoko CS, Demokrat Sulsel Ajukan Perlindungan Hukum
- KUHP Baru Resmi Diundangkan Oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno
- Begini Komentar Moeldoko Terkait Kekejian TPNPB-OPM Bunuh Warga Tak Berdosa
Mujiono menegaskan bahwa semua pihak seharusnya bergotong royong menangani Covid-19, bukan malah mengeluarkan pernyataan yang justru dapat membelah keberpihakan publik.
Ia juga menyoroti bahwa Moeldoko tidak pernah menyebut merek obat tertentu yang diproduksi PT Harsen.
“Justru yang disebut selalu nama generik, obat yang juga diproduksi BUMN PT Indofarma,” ungkapnya.
Dalam pernyataannya, Mujiono juga mengajak semua pihak untuk berempati terhadap penananganan Covid-19.
Ia lantas meminta kepada para pengurus ICW untuk banyak merenung dan meneladani kisah-kisah para sufi.
“Coba banyak merenung, tafakur dan banyak baca kisah para sufi. Dalam khazanah sufi ada Sa’di Ghulistan yang bahkan mempertanyakan seseorang yang abai terhadap kesedihan sesama manusia,” kata Mujiono.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
