Terkini.id, Makassar – Relokasi pedagang Kanrerong ke kawasan baru di kecamatan belum jelas. Pedagang Kanrerong kebingungan dan memilih bertahan.
Seorang pedagang, Adi Nafisa mengaku belum mendapatkan pemberitahuan terbaru ihwal relokasi tersebut.
“Kita masih di sini, belum ada pemberitahuan lanjutan,” kata Adi, Kamis, 12 Januari 2023.
Dia mengaku masih tetap dengan pendirian awal, menuntut agar relokasi lapak-lapak tersebut dijamin, khususnya karena beberapa lapak dilaporkan tidak dengan kondisi ideal.
Belum lagi, tempatnya tak strategis. Dia khawatir pengunjung akan menurun drastis.
“Yang jelas kita mau tunggu kabar lebih lanjut dari Pemkot,” katanya.
Data yang dihimpun di Dinas Pekerjaan Umum (DPU) setidaknya sudah ada sebanyak 11 titik yang landasannya telah siap dari total 59 titik.
Kepala Bidang Jalan dan Jembatan, DPU Makassar Noorhaq Alamsyah mengatakan, kondisi beberapa lapak variatif, ada lapak yang lahannya masih butuh pembenahan untuk diratakan. Adapula landasan yang sudah siap namun belum ditangani.
“Lalu ada lapak yang rupanya bukan fasum atau aset Pemkot Makassar sehingga harus dicari lokasi lain,” imbuh Donny sapaan akrabnya.
Sementara itu DPU telah menjadwalkan pada delapan kecamatan. Dia merincikan distribusi lapak tersebut, di antaranya Ujung-Pandang 11 lapak, Wajo 16, Mariso 10, Bontoala 7, Rappocini 14, Manggala 10 Tamalanrea 20, dan Biringkanaya 3. Total keseluruhan mencapai 91 lapak.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
