Terkini.id, Tamerimbi – Gempa bumi berkekuatan 6,2 SR hingga hujan deras di Dusun Tamerimbi Desa Kabiraan Kecamatan Ulumanda Kabupaten Majene mengakibatkan jalan di dusun tersebut masih tertutupi material longsor.
Kepala Desa Kabiraan, Kecamatan Ulumanda Kabupaten Majene, Paharuddin kepada terkini.id, mengatakan akibat gempa dan longsoran di wilayahnya itu membuat sejumlah jalur akses ke dusun tersebut tidak bisa dilewati.
“Sehingga agar bisa dilewati, kami membutuhkan bantuan baik alat berat maupun relawan untuk membantu membersihkan sisa material tanah longsor yang ada,”terangnya.
Paharuddin mengatakan di wilayahnya itu tumpukan sampah yang berserakan saat terbawa arus longsor masih banyak yang tertinggal di jalan raya.
“Jalan belum bisa bisa dilewati karena masih banyak tumpukan sampah berserakan di pinggir jalan,” kata Paharuddin.
- PSMTI Sulsel Apresiasi Cathlyn Yvaine Lesmana dan Seluruh Calon Paskibraka Terpilih 2026
- Wali Kota Makassar Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat Semarak Hari Bhayangkara ke-80
- Wakil Ketua DPRD HAR: Pemimpin Harus Menjadi Teladan untuk Mewujudkan Gowa yang Maju dan Berintegritas
- Pegadaian Area Makassar 2 Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Bagikan Sembako untuk Masyarakat Gowa
- Libur Sekolah, Asmo Sulsel Ingatkan Orang Tua Utamakan Keselamatan Saat Membonceng Anak
Sekali lagi, Paharuddin bersama warga lainnya meminta alat berat segera didatangkan di Tamerimbi. Tujuanya supaya material longsor yang menutupi jalan bisa segera dibersihkan.
“Kami meminta alat berat untuk membuka akses ke dusun Tamerimbi. Selain itu juga untuk mengeruk sungai di Tamerimbi agar air sungai tidak ke perkampungan Solusinya saat ini adalah alat berat harus didatangkan,” cetus Paharuddin.
Selain longsor akibat gempa bumi beberapa waktu lalu itu, rumah penduduk, fasilitas umum dan lainnya turut Terdampak atas peristiwa tersebut. Bahkan rumah penduduk banyak hancur bahkan rata dengan tanah seusai diguncang gempa.
“Dusun Tamerimbi ini dihuni sekitar 180 KK dengan 600 jiwa. Saat ini, warganya itu sedang mengungsi di sejumlah tenda pengungsian,” tutup Paharuddin.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
