Ringankan Beban Korban Gempa Sulbar, Wanua Panrita Salurkan Bantuan

Terkini.id, Majene – Wanua Panrita menyalurkan bantuan untuk membantu meringankan beban para korban bencana alam gempa bumi yang terjadi di Majene, Sulawesi Barat.

Bantuan kemanusiaan tersebut berupa sembako dan kebutuhan bayi seperti popok, bubur bayi, minyak angin dan berbagai kebutuhan khusus diperuntukkan untuk anak usia 4 tahun ke bawah yang saat ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat yang sedang merawat anaknya di kamp pengungsian. 
  
Majene sendiri dilanda bencana alam gempa bumi dengan magnitudo 6,2 SR yang memporak-porandakan daerah ini dan tetangganya yakni Mamuju pada pertengahan Januari 2021.

Hal itu mengakibatkan banyaknya rumah warga dan fasilitas umum roboh yang memaksa masyarakat untuk mengungsi di beberapa titik pengungsian yang telah ditentukan oleh pemerintah setempat.

Sebanyak 200 paket kebutuhan umum dan bayi disalurkan oleh relawan Wanua Panrita di dua desa berbeda yang terdampak parah berdasarkan hasil assessment relawan sebelumnya. 

Mungkin Anda menyukai ini:

Dua Desa tersebut adalah Desa Kabiraan yang secara geografis terletak di pegunungan dan Desa Salutambung yang letaknya tidak jauh dari daerah pesisir Majene.

Baca Juga: TDA Makassar Salurkan Donasi ke Warga Terdampak Gempa Sulbar

 Terdapat 3 Dusun dari Desa Kabiraan yang mendapatkan bantuan berupa paketan sembako dan paket kebutuhan bayi ini, yakni Dusun tamarimbi Pusat, Tamarimbi Barat, dan Tamarimbi Utara. Sedangkan Dua dusun lainnya berada di Desa Salutambung, yakni Dusun Tatibajo dan Sambalegea. 

Bantuan ini disalurkan oleh relawan Wanua Panrita dengan cara yang berbeda, karena lokasi pengungsian yang berada jauh diatas gunung dan akses yang terhalang longsor, model penyaluran bantuan tidak dilakukan secara lansung di kamp pengungsian akan tetapi warga yang namanya sudah terdaftar dalam data assessment relawan dapat mengambil bagiannya melalui perwakilan setiap Dusun. 

Tentu saja hal ini disetujui oleh Kepala Desa setempat melihat akses yang sejauh ini belum bisa dilewati oleh kendaraan roda empat.

Baca Juga: KOPAL Makassar Salurkan Bantuan Donasi ke Pengungsi Gempa Sulbar

Yunus, Kepala Desa Kabiraan mengungkapkan keluhannya atas longsor yang menghalangi jalan ke desanya.

“Sebenarnya banyak bantuan yang bisa lansung didapatkan oleh pengungsi di Desa Kabiraan, tapi terhalang oleh jalanan yang tertimbun longsor, bantuan hanya bisa diangkut menggunakan kendaraan bermotor kemudian disalurkan secara berangsur,” tutur pria paruh baya ini saat berbincang dengan relawan Wanua Panrita.

“Dengan adanya bantuan berupa paket sembako dan kebutuhan bayi ini diharapkan dapat membantu mencukupi kebutuhan pengungsi, apalagi banyak pengungsi yang memiliki anak dibawah 4 tahun yang juga memerlukan perhatian khusus,” tandas Erik, Koordinator Lapangan Wanua Panrita.

Penyaluran bantuan yang dilaksanakan pada tanggal 23-26 Januari 2021 ini merupakan hasil dari berkolaborasi dengan lembaga Ide Berbagi, Business Online School, dan Prodia Laboratorium Klinik serta Kalla Logistik yang turut mbantu dalam mobilisasi bantuan ke Majene.

Citizen Reporter : Muhammad Nur Rahmat

Bagikan