Terkini.id, Pontianak – Seorang pemuda berinisial AR (25) nekat mencoba bunuh diri dengan meloncat dari lantai 4 gedung parkir Ayani Megamall Pontianak, Kalimantan Barat pada Sabtu, 25 Mei 2019, lalu.
Beruntung pemuda ini masih bisa selamat, dan segera dievakasi ke RS Bhayangkara Anton Sujarwo Pontianak. Namun akibat peristiwa tersebut, pengunjung Megamall sempat dibuat gempar.
AR dengan nekat terjun dari basement atas mall di lantai 4 pusat perbelanjaan terbesar di Pontianak tersebut. Ia jatuh tepat di atas mobil milik salah seorang pengunjung hingga mengakibatkan bagian atas mobil penyok.
Kepada petugas, AR mengaku depresi karena belum mendapat jodoh. Ia kemudian mendapat bisikian untuk meloncat dari lantai paling atas gedung parkir tersebut, agar mendapat jodoh.
“Motif korban saat loncat, dia mengaku mendengar bisikan, bahwa jika dia loncat saat itu juga maka dia akan dapat jodoh. Mungkin dia tergiur, tanpa pikir panjang langsung loncat ke bawah,” kata Kapolsekta Pontianak Selatan, Komisaris Polisi Anton Satriadi, kepada wartawan.
- Ada 17 Kapal Nelayan Tenggelam di Pontianak, 10 Orang Meninggal!
- Diduga Oknum Polisi Menyetubuhi Gadis Pelanggar Lalu Lintas
- Baru Dapat Asimilasi dari Lapas Pontianak, Napi Ini Mencuri Lagi
- Bawa 3.274 Butir Telur Penyu, Warga Pontianak Ini Diamankan Dit Polairud Polda Kalbar
- Jelang Semprot Serok, Kodam XII/Tpr Cek Kesiapan Personel dan Perlengkapan
Pihaknya, lanjut Anton, juga sudah berkoordinasi dengan pihak mall yang bertugas memantau kamera pengawas, infonya sama persis bahwa pelaku loncat dari lantai 4 area parkiran mobil.
Sementara berdasarkan pengakuan keluarga, korban mengalami masalah kejiwaan dan sedang masa penyembuhan.
“Kedua orang tuanya juga mengatakan, korban sempat mengalami depresi dan sedang ditangani oleh psikiater. Sementara ini, korban masih dalam tahap pengobatan di Rumah Sakit Jiwa dan sedang dalam tahap rawat jalan,” kata Anton, saat melihat kondisi korban di RS Bhayangkara Pontianak.
Pengakuan korban

Berdasarkan pengakuan korban, kata Anton, AR memang kerap pergi ke mall. Dalam sehari, ia bisa pergi ke mall sebanyak dua kali.
“Korban mengaku diantar oleh pihak keluarga. Kalau pihak keluarga tidak mau mewujudkan keingannannya tersebut, korban tetap pergi sendiri, dengan jalan kaki. Minimal sehari dua kali,” ungkapnya.
Pihak mall, kata Anton, juga bersedia membantu mengganti kerusakan mobil yang ditimpa oleh AR.
“Sementara untuk kerugian yang dialami oleh pemilik mobil, akan dibantu oleh pihak mall. Jadi di sini pihak mall punya andil dalam penyelesaian permasalahan ini,” tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
