Benarkah Pria Jepang Lebih Mementingkan Pekerjaan Dibanding Wanita

Terkini.id, Jakarta – Warga Jepang dikenal punya kedisiplinan tinggi dan pekerja keras.

Itu pula yang menjadi alasan Jepang bisa bangkit setelah 50 tahun lalu Nagasaki dan Hiroshima luluh lantak akibat bom nuklir.

Orang-orang di Jepang terkenal sangat senang sekali bekerja keras dan mengambil lembur di kantor.

Maka banyak yang mengganggap, jika mereka tidak mementingkan kehidupan pribadinya. Lalu apakah benar jika para pria di Jepang saat ini tidak mementingkan wanita, baik itu pacar maupun istri? Berikut ulasan lengkapnya.

Mungkin Anda menyukai ini:

Melansir Soranews24.com, portal intenet dengan nama My Navi News mensurvei para pebisnis dan pekerja pria.

Baca Juga: Studio Animasi di Jepang Dibakar Seorang Pria, 33 orang meninggal

Mereka menanyakan satu hal yang sangat penting, yaitu apakah mereka mementingkan pekerjaan atau wanita – istri atau pacar?

Banyak di antara kita mungkin memiliki jawaban, jika para pria di Jepang mementingkan pekerjaannya. Tetapi ternyata kita salah, sebanyak 60,2 persen pria menyebutkan jika istri atau pacar mereka jauh lebih penting.

Alasan mereka memilih wanita di antaranya adalah:

Baca Juga: Tak Banyak yang Tahu, Ini Budaya Tak Lazim Orang Jepang

– Hubungan antara dua orang atau lebih akan semakin kuat dibandingkan bisnis apapun.

– Mereka tidak ingin bekerja keras yang bisa menghancurkan kehidupan rumah tangga.

– Terakhir, bukan perusahaan yang akan melakukannya. Jadi, jaga dirimu.

Meskipun demikian, banyak juga yang masih mementingkan bisnis atau pekerjaannya.

Alasan mereka memilih pekerjaan lebih penting adalah:

– Harus ada yang dipilih, dan mereka memilih pekerjaan.

– Kita tidak bisa memiliki pakaian jika tidak memiliki pekerjaan.

– Ada sebagian pria yang tidak benar-benar mendapatkan kasih sayang istri atau pacar.

Sementara sebanyak 21 pria masih tidak memberikan jawaban yang pasti, dikarenakan keduanya sangat penting.
Mereka berdalih, jika tidak memiliki pekerjaan maka tidak bisa membahagiakan istri. Demikian pun sebaliknya.

Tetapi kenyataannya adalah banyak pria maupun wanita di Jepang saat ini yang harus menerima pil pahit kehidupan.

Banyak pria yang justru tidak pernah menghabiskan waktu bersama pacar dan istrinya, dan saling mencintai.

Bagikan