Berani! Bongkar Keburukan AHY, Nazarudin: Suka Minta Anggaran Rp 500 Juta, Pengurus Partai Banyak yang Kesal …

Berani! Bongkar Keburukan AHY, Nazarudin: Suka Minta Anggaran Rp 500 Juta, Pengurus Partai Banyak yang Kesal …

R
Mahipal
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Nazarudin berani bongkar keburukan AHY, selaku pimpinan Ketua Umum Partai Demokrat,

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), disinggung Nazaruddin soal kebutuhan biaya perjalanan AHY saat melakukan kunjungan ke sejumlah daerah.

Menurut keterangannya, AHY kerap menarget dana jumbo kepada Pengurus DPD maupun DPC untuk memenuhi keperluannya beserta pengawal.

Dikatakan, pengurus DPD maupun DPC perlu menyiapkan anggaran jumbo minimum sebesar Rp.500 juta.

Keterangan ini diunggah di laman Facebook seorang Advocat dan Pengamat Politik, Saiful Huda Ems saat mewawancara Nazarudin.

“AHY itu kalau kunjungan ke daerah-daerah minta dianggarkan minimal Rp. 500.000.000,-. oleh Pengurus Pengurus di Daerah (DPD) atau oleh Pengurus Pengurus Cabang (DPC)” kata Nazarudin, saat diwawancarai dikutip dari Hops.ID pada Minggu, 10 April 2022.

“Wah…besar sekali. Untuk apa saja itu Mas,” penasaran Saiful.

Nazarudin kemudian merinci kebutuhan anggaran sebesar itu untuk apa saja.

“Ya untuk tiket pesawatnya, untuk hotelnya dan lain-lain. Padahal makan juga sudah disiapin oleh pengurus pengurus daerah itu,” jawab Nazarudin.

Bukannya senang malah, lanjut Nazarudin, tidak jarang pengurus DPD maupun DPC di daerah merasa keberatan dengan anggaran akomodasi yang biasa AHY inginkan.

“Makanya pengurus-pengurus Partai Demokrat di daerah-daerah itu banyak yang kesal dan geram pada AHY.” imbuhnya.

Makin penasaran, Saiful kemudian bertanya lagi nilai jumbo keperluan AHY.

“Masak untuk tiket dan hotel saja minta Rp. 500.000.000,-?” tanyanya.

“Loh, AHY itu kalau kunjungan ke daerah kan selalu membawa rombongan beberapa orang dengan dalih untuk pengawalan” ungkap Nazarudin.

Seperti diketahui, Nazarudin merupakan eks Bendum Partai Demokrat yang sempat dipenjara akibat terjerat kasus korupsi Wisma Atlet.

Sementara Saiful Huda Ems, selain Advokat dan pemerhati politik, sempat menjabat sebagai Ketua Departemen Komunikasi dan Informatika DPP Partai Demokrat hasil KLB Deli Serdang.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.