Beredar di Media Sosial, Lurah Bulu Jaya Diduga Arahkan Warga Menangkan Paslon Nomor 3

Beredar di Media Sosial, Lurah Bulu Jaya Diduga Arahkan Warga Menangkan Paslon Nomor 3

S
R
Syarief
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini, JenepontoMedia sosial kembali dihebohkan dengan beredarnya foto yang diduga memperlihatkan Kepala Kelurahan Bulu Jaya, Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto, mengarahkan warganya untuk memenangkan pasangan calon (paslon) nomor urut 3 dalam pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan berlangsung 27 November 2024.

Foto tersebut pertama kali beredar di platform WhatsApp dan Facebook pada 27 Oktober 2024, menunjukkan Kepala Kelurahan Bulu Jaya yang tampak sedang berinteraksi bersama warga setempat dengan berfoto didepan baliho Paslon no 3 dengan menunjukka 3 jari sebagai simbol dukungannya.

Berdasarkan keterangan dalam foto tersebut, dalam pertemuan tersebut, Kepala Kelurahan diduga mengajak masyarakat Lingkungan Bulurinring, Kelurahan Bulu Jaya untuk mendukung dan memilih paslon nomor 3. Sosialisasi yang diduga dilakukan oleh Kepala Kelurahan Bulu Jaya, Rudi Hartono S.IP itu dilaksanakan sekitar pukul 13.03 Wita, Minggu, 27 Oktober 2024.

Beredar di Media Sosial, Lurah Bulu Jaya Diduga Arahkan Warga Menangkan Paslon Nomor 3

Kejadian ini menimbulkan beragam reaksi dari masyarakat, sebagian menganggap tindakan tersebut tidak etis, terutama mengingat peran netral seorang aparatur pemerintah dalam proses tahapan Pilkada.

Beberapa pihak menyayangkan kejadian ini, termasuk para aktivis di Kabupaten Jeneponto. Menurut salah satu aktivis, jika terbukti benar, tindakan tersebut melanggar prinsip netralitas ASN yang diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Baca Juga

“Sebagai aparatur negara, kepala kelurahan seharusnya berada di posisi netral, tidak berpihak kepada salah satu paslon,” ujar aktivis yang tidak ingin disebutkan namanya.

Sementara itu, pihak Pemerintah Kabupaten Jeneponto masih belum memberikan pernyataan resmi terkait dugaan pelanggaran ini. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Jeneponto hingga berita dipublikasikan belum dapat memberikan tanggapan.

Sementara sejumlah warga menyatakan bahwa kasus seperti ini menunjukkan pentingnya pengawasan yang lebih ketat terhadap netralitas aparatur sipil negara, terutama menjelang pemilihan Kepala Daerah .

Mereka mengingatkan agar seluruh ASN menjaga integritas dalam menjalankan tugasnya serta menjunjung tinggi asas netralitas sesuai dengan amanat undang-undang.

Anggota Bawaslu Kabupaten Jeneponto, Bustanil Nassa saat dikonfirmasi Terkini mengaku sudah menangani hal tersebut,” Sudah diatasi,” kata Bustanil Nassa.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Kelurahan Bulu Jaya juga belum memberikan klarifikasi terkait dugaan tersebut.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.