Beredar Postingan Sebut Luhut Akan Datangkan Tentara Cina Jika Pandemi Reda, Ini Faktanya

Luhut
Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. (Hops.id)

Terkini.id, Jakarta – Belum lama ini beredar sebuah postingan di media yang menyebut Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan akan mendatangkan tentara Cina ke Indonesia jika pandemi COVID-19 telah reda.

Postingan itu diunggah pengguna Facebook Bilal Ar Robbah ke sebuah grup FB bernama KAMI.

“Corona Mereda, Luhut Mau Tentara Cina Segera Masuk Lagi ke Indonesia. Alasan Luhut Datangkan Tentara China Mereka Hanya Ingin mencari bini Indonesia Saja,” tulis Bilal Ar Robbah.

Dalam unggahannya, akun Bilal Ar Robbah juga melampirkan sebuah foto yang memperlihatkan tentara Cina dan di belakang mereka terdapat bendera negara Cina.

Postingan akun Bilal Ar Robbah sebut Luhut akan datangkan tentara Cina jika pandemi reda. (Turnbackhoax.id)

Namun, berdasarkan penelusuran situs Turnbackhoax.id seperti dikutip dari suaracom – jaringan Terkini.id, Selasa 20 Oktober 2020, klaim yang menyebut Luhut akan kembali mendatangkan tentara Cina ke Indonesia jika pandemi reda adalah klaim yang salah atau hoaks.

Menarik untuk Anda:

Berdasarkan penelusuran fakta, sama sekali tidak ditemukan adanya artikel pemberitaan yang menyebut “Corona Mereda, Luhut Mau Tentara Cina Seger Masuk Lagi ke Indonesia”.

Namun terdapat sebuah artikel di laman Tirto.id berjudul “Corona Mereda, Luhut Mau TKA Cina Segera Masuk Lagi ke Indonesia”. Artikel tersebut diunggah pada 21 Februari 2020.

Adapun foto yang digunakan dalam postingan tersebut merupakan hasil tangkapan layar yang ketika ditelusuri berasal dari sejumlah laman dan artikel, salah satunya dari Republika.co.id.

Foto itu digunakan dalam sebuah artikel pemberitaan berjudul “Cina akan Kirim 295 Tentara ke Mali” yang diunggah pada 19 April 2018.

Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyebut Luhut Binsar akan mendatangkan tentara Cina ke Indonesia jika pandemi telah mereda adalah klaim yang salah atau hoaks.

Konten tersebut masuk dalam kategori Manipulated Content atau konten yang dimanipulasi.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Direktur Yayasan PerDIK Nilai TSY Paling Mengerti Kebutuhan Difabel

Update Pasien Meninggal Covid-19: Tambah 109 Orang, Total 16.111

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar