Terkini, Makassar — Pemerintah Kota Makassar mewajibkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menerapkan pemilahan sampah dari sumbernya serta membangun teba dan fasilitas kompos di lingkungan kerja masing-masing.
Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya pengelolaan sampah yang dimulai dari lingkungan pemerintahan.
Kebijakan itu disampaikan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat membuka peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 di Makassar Creative Hub (MCH), Jalan Nusantara, Sabtu (6/6/2026).
Menurut Munafri, peringatan Hari Lingkungan Hidup tidak boleh hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi harus menjadi momentum memperkuat kesadaran kolektif dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.
“Tema Hari Lingkungan Hidup tahun ini adalah ‘Saatnya Bekerja Demi Masa Depan Bumi yang Lebih Berkelanjutan’. Ini merupakan panggilan bagi seluruh pihak untuk mengambil tindakan nyata dalam menghadapi krisis lingkungan yang kita hadapi saat ini,” ujarnya.
- Gempa M6,2 Guncang Sulawesi Tengah, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
- Bupati Jeneponto Kukuhkan 70 Anggota Paskibraka 2026, Titip Pesan Kebangsaan
- Aktif dalam Pencarian Pesawat Jatuh, Daengtisia Rescue Terima Penghargaan dari BASARNAS
- Jelang HUT RI ke-81, Munafri Kukuhkan 70 Paskibraka Kota Makassar
- Honda Parade Merdeka 2026 Semarakkan Kemerdekaan dengan Fashion Show Kids dan Lomba 17-an
Munafri menjelaskan, dunia saat ini tengah menghadapi triple planetary crisis atau tiga krisis besar yang saling berkaitan, yakni perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, dan polusi lingkungan.
Menurutnya, dampak dari krisis tersebut mulai dirasakan di Kota Makassar yang berada di kawasan pesisir dan rentan terhadap berbagai perubahan lingkungan.
“Jika tidak mampu mengendalikan lingkungan dengan baik, persoalan ini akan menjadi masalah tahunan yang terus berulang,” katanya.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk mulai berperan aktif menjaga lingkungan melalui langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan setiap hari. Menurutnya, kepedulian terhadap kebersihan harus diwujudkan melalui tindakan nyata.
“Stop bicara kebersihan kalau masih membuang sampah sembarangan. Stop bicara lingkungan kalau masih menggunakan plastik sekali pakai secara berlebihan,” tegasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
