Berjuang Meniti Hidup dari Sayuran, Warga Desa Jenetallasa Butuh Peningkatan Jalan

Berjuang Meniti Hidup dari Sayuran, Warga Desa Jenetallasa Butuh Peningkatan Jalan

S
R
Syarief
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini, Jeneponto – Kecamatan Rumbia Kabupaten Jeneponto memiliki sumber daya alam (SDA) yang melimpah, menjadi objek wisata hingga penghasil tanaman hortikultura.

Rumbia yang berjarak sekitar 20 kilometer dari jantung kota Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan itu dikenal penghasil sayur-sayuran yang melimpah.

Kecamatan Rumbia menjadi penyangga pertanian Jeneponto dengan komoditas unggulan pertanian seperti jagung kuning, hibrida terutama sayur-sayuran. Diantaranya, wortel, kol, sawi, bawang prei, kentang, tomat dan jenis lainya, sehingga menjadi wilayah kecamatan sebagai penyangga produksi hasil pertanian Jeneponto.

Dari 12 Desa di Kecamatan Rumbia, Desa Jenetallasa yang dinakhodai Basir Suaming memiliki potensi dan kemajuan desa di berbagai bidang, baik di bidang ekonomi, pariwisata, dan lain-lain.

Berjuang Meniti Hidup dari Sayuran, Warga Desa Jenetallasa Butuh Peningkatan Jalan

Untuk meningkatkan taraf perekonomian, masyarakat Desa Jenetallasa menyediakan promosi produk UMKM hingga peningkatan agrowisata serta meniti nikmatnya kehidupan dari dari lahan pertanian sayuran.

Baca Juga

Kepala Desa Jenetallasa, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto, Basir Suaming kepada Terkini mengatakan, pertanian di Desa Jenetallasa menawarkan kehidupan yang harmonis antara manusia dan lahan.

“Dengan keindahan alamnya, Desa ini menjadi tempat yang ideal untuk menikmati kesejukan dan ketenangan dari hiruk pikuk kehidupan perkotaan. Di desa ini, masyarakat dapat menikmati kehidupan yang sederhana namun penuh makna,” kata Basir Suaming kepada Terkini, Jumat, 24 Mei 2024.

Berjuang Meniti Hidup dari Sayuran, Warga Desa Jenetallasa Butuh Peningkatan Jalan

Desa Jenetallasa memiliki karakteristik yang khas. Lahan-lahan yang subur dan terawat dengan baik menjadi tempat yang subur untuk bercocok tanam.

“Para petani di Desa Jenetallasa memanfaatkan lahan dengan bijaksana, menghasilkan hasil panen yang melimpah dan berkualitas tinggi. Keahlian para petani dalam mengelola lahan pertanian menghasilkan Bawang Merah, Kentang, Kol, Sawi dan Wortel dengan kualitas bagus,” ungka Basir Suaming.

Menurutnya, untuk menunjang peningkatan perekonomian masyarakat Desa Jenetallasa yang bersumber dari hasil pertanian dibutuhkan peningkatan jalan.

Berjuang Meniti Hidup dari Sayuran, Warga Desa Jenetallasa Butuh Peningkatan Jalan

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.