Terkini.id, Jakarta – Total kasus positif penderita virus SARS-CoV-2 berjumlah 27.549 per hari, Selasa 2 Juni 2020 kemarin. Gugus Tugas Nasional mencatat penambahan kasus baru sebanyak 609 kasus.
Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan bahwa penambahan jumlah ini tidak merupakan gambaran total keseluruhan yang menggambarkan kondisi tanah air kita. Meskipun di beberapa provinsi, kenaikan kasus terjadi.
“Kita melihat di Provinsi Jawa Timur, 213 kasus. Ini meningkat dibanding hari sebelumnya. Kemudian Provinsi Papua, juga meningkat 94 kasus, Provinsi DKI 60 kasus, ini kalau dibanding hari sebelumnya terjadi penurunan,” ucap Yurianto melalui keterangan tertulisnya.
Yuri juga menyampaikan bahwa ada kasus baru di Sulawesi Selatan sebanyak 44 kasus. Namun, dibandingkan sehari sebelumnya jumlah tersebut penurunan. Hal yang sama juga terjadi Sumatera Selatan dengan 24 kasus baru.
Dari laporan yang diterima oleh Kementerian Kesehatan, ada 4 provinsi yang melaporkan satu kasus positif, yakni Provinsi Bengkulu, Kalimantan Timur, Sumatera Utara dan Lampung. Sebanyak 11 provinsi Selasa 2 Juni 2020 melaporkan tidak ada penambahan kasus, yaitu Aceh, DI Yogyakarta, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Riau, Maluku dan NTT.
- Rumah Sakit Belanda Kewalahan, Pasien Covid Kini Dirujuk ke Jerman
- Alhamdulillah, PMI Sulsel Siapkan Plasma Konvalesen Gratis untuk Pasien COVID-19
- Polres Enrekang Usut Dokter yang Sebut Pasien Covid-19 Tak Pernah Ada
- Biaya Makan Pasien Covid-19 Umsini Ditanggung Pemkot Makassar, Danny Pomanto: Tempat Lain Gratis
- Respons Instruksi Wali Kota Makassar, Lurah Banta-Bantaeng Kirim 5 Pasien Covid-19 di KM Umsini
Yurianto mengumumkan bahwa jumlah pasien sembuh meningkat 298 orang sehingga total mencapai 7.935 per hari ini. Jumlah kasus tersebut tersebar di 417 kabupaten dan kota di 34 provinsi.
Sedangkan kasus meninggal, pemerintah mencatat total kematian berjumlah 1.663 orang.
Di samping data kasus positif COVID-19, pihaknya telah mengidentifikasi jumlah orang dalam pemantauan (ODP) yaitu 48.023 orang dan pasien dalam pengawasan (PDP) 13.213 orang.
Sementara itu, pemeriksaan spesimen yang sudah selesai dan terverifikasi sampai dengan pukul 12.00 WIB adalah 9.049 spesimen.
Ia menambahkan bahwa ada sekitar 1.143 spesimen belum selesai pemeriksaan karena terpotong waktu yang telah ditentukan.
“Total yang kita periksa sampai dengan saat ini adalah 342.466 spesimen, baik dengan Real Time PCR, maupun dengan Tes Cepat Molekuler. Hasil pemeriksaannya kita dapatkan, bahwa konfirmasi COVID-19 positif sebanyak 609 orang, totalnya menjadi 27.549 orang,” urainya.
Berikut ini lima provinsi dengan jumlah kasus positif tertinggi di seluruh Indonesia, yakni DKI Jakarta 7.541 kasus, Jawa Timur 5.135, Jawa Barat 2.314, Sulawesi Selatan 1.630 dan Jawa Tengah 1.432.
Menyikapi penularan yang terjadi, Yurianto meminta dan mengajak semua pihak untuk berkomitmen dalam menjalankan protokol kesehatan dalam rangka menghadapi kebiasaan yang baru.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
