Terkini.id, Jakarta–Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan dinilai punya ambisi untuk merebut kendali Masjid Al-Aqsa yang masuk dalam wilayah Israel setelah mengubah Hagia Sophia menjadi masjid.
Pertemuan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, dengan sejumlah perwakilan organisasi sayap militer Palestina, Hamas, pun ditengarai untuk melancarkan aksi serangan ke Israel.
Erdogan disebut memberi dukungan ke Hamas untuk segera melancarkan serangan ke Israel.
Seperti diketahui, Erdogan dan para delegasi Hamas Palestina sebelumnya berjumpa di rumah Sultah Ottoman Vahdettin, Istanbul, Turki, Sabtu 22 Agustus 2020.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah tokoh Hamas Palestina turut hadir bertemu Erdogan. Beberapa diantaranya adalah Kepala Hamas Arab dan Agama Islam yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Luar Negeri, Ezzar al-Rihiq, dan Wakil Kepala Hamas, Saleh al-Arouri, yang merupakan salah satu buronan paling dicari pemerintah Amerika Serikat (AS).
- Seleksi Pimpinan BAZNAS Makassar Libatkan BAZNAS RI, Pemkot Pastikan Berjalan Objektif dan Transparan
- Satgas Ops Pekat Polres Jeneponto Tangkap Dua Pencuri Cengkeh, Hasil Curian Dipakai Beli Sabu
- Dinsos Jeneponto Tak Tahu Menahu Dugaan Pemalsuan Dokumen, Pastikan tidak Terlibat Teknis Penyaluran BLT Kesea
- Dipusatkan di Ruas Bua-Rantepao, Gubernur Sulsel Groundbreaking MYP Paket 6 untuk 20 Ruas Jalan
- Munafri Lantik Pimpinan BAZNAS Makassar 2026--2031, Tekankan Akuntabilitas dan Pengelolaan Zakat Berbasis Data
Berdasarkan yang dikutip dari media Yunani, Pentapostagma, Erdogan dan para perwakilan Hamas menitikberatkan pertemuan pada pembahasan serangan ke Israel.
Erdogan diduga mendukung dan meminta Hamas Palestina untuk melakukan serangan ke Israel tersebut.
Seperti yang diketahui, Israel semakin gencar melakukan aksi untuk mencaplok wilayah Tepi Barat Palestina. Tak hanya itu, Erdogan dan para perwakilan Hamas juga membahas provokasi yang dilakukan Pasukan Pertahanan Israel (IDF), dengan menyerang sejumlah infrastruktur Hamas di Jalur Gaza.
Melansir dari surat kabar Lebanon, Al-Akhbar via VIVA Militer, dukungan Erdogan terhadap Hamas Palestina untuk menyerang Israel merupakan bukti bahwa pria 66 tahun ingin tampil sebagai pemimpin baru umat Islam dunia.
Salah satu ambisi Erdogan adalah, merebut kendali Masjid Al-Aqsa yang masuk dalam wilayah Israel, setelah mengubah gereja bersejarah di Turki, Hagia Sophia.
Pasca pertemuan dengan Erdogan, kabarnya Hamas Palestina langsung membuat rencana strategis untuk melancarkan serangan terhadap militer Israel.
Bahkan kabarnya, Hamas Palestina dituding telah membuat rencana juga untuk membunuh mantan walikota Jerussalem, Nir Barkat, yang juga menjabat sebagai pemimpin partai sayap kanan Israel, Likud.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
