Terkini, Jeneponto – Bank Indonesia (BI) Sulawesi Selatan memberikan kepastian. Uang yang diterima oleh guru Madrasah Babul Ilmi yang sebelumnya diragukan keasliannya ternyata dinyatakan asli.
Bahkan surat resmi dari Bank Indonesia yang menjelaskan uang emisi tahun 2022 yang dapat mengelupas tetap sah dan asli. Penilaian keaslian uang harus melalui metode yang sesuai, yakni dengan cara Dilihat, Diraba, dan Diterawang (3D), bukan dengan dikupas.
Bank Indonesia melakukan pemeriksaan keaslian uang yang diragukan keasliannya setelah Kapolres Jeneponto, AKBP Widi Setiawan, memerintahkan jajarannya untuk melakukan tindakan cepat sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing terkait kasus seorang guru yang mengajar di salah satu madrasah di bawah naungan Yayasan Pendidikan Babul Ilmi, Desa Rumbia, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto, sempat menjadi perhatian publik setelah dikabarkan menerima gaji dalam bentuk uang palsu.
Kejadian ini sontak mengejutkan masyarakat dan menjadi perbincangan hangat. Sehingga Polres Jeneponto melakukan berbagai upaya dilakukan, mulai dari kegiatan cooling System, sosialisasi di desa dan tempat keramaian, patroli, hingga pengumpulan bahan keterangan terkait peredaran uang palsu.
Tim Reskrim Polres Jeneponto juga melakukan penyelidikan mendalam dengan memeriksa guru, bendahara, kepala sekolah, hingga pihak Bank BRI dan Bank Indonesia (BI) perwakilan Makassar.
- Tersisa Dua Hari, Promo Diskon Tambah Daya Hingga 50 Persen MeiLaju Sudah Dinikmati 2.470 Pelanggan PLN UID Sulselrabar
- Idul Adha 1447 H, PLN UID Sulselrabar Bagikan 6 Ton Daging Hasil 92 Ekor Hewan Kurban untuk Sesama
- Anak Makassar Jadi Student Speaker di Harvard, Allegra Jade Raih Gelar Master di Usia 20 Tahun
- Hari Lahir Pancasila, Munafri-Aliyah Ajak Warga Makassar Hidupkan Nilai Kebangsaan
- Hadiri Sannipata Waisak 2026, Gubernur Andi Sudirman Apresiasi Kontribusi Permabudhi dalam Pembangunan Daerah
Setelah melalui proses panjang, hasil pemeriksaan resmi dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Selatan memberikan kepastian. Uang yang diterima oleh guru Madrasah Babul Ilmi yang sebelumnya diragukan keasliannya ternyata dinyatakan asli.
Kapolres Jeneponto, AKBP Widi Setiawan mengapresiasi kerja cepat jajarannya BI Sulawesi Selatan dalam menindaklanjuti laporan ini. Beliau juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi dan selalu memeriksa keaslian uang dengan metode yang benar.
Namun, tidak bisa dipungkiri, pihak kepolisian harus lebih bekerja keras dalam memastikan uang palsu tidak beredar di Butta Turatea. Dimana sebelumnya Terkini memberitakan, Peredaran uang palsu kembali meresahkan warga di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Kali ini, uang palsu pecahan Rp100 ribu terdeteksi saat salah seorang nasabah hendak melakukan transfer uang di agen BRIlink di Pajas Listrik, Jalan Pahlawan, Kecamatan Binamu, Rabu, 1 Januari 2024.
Kejadian tersebut bermula ketika seorang nasabah menyerahkan sejumlah uang pecahan Rp100 ribu kepada operator BRIlink untuk proses transaksi. Namun, operator mencurigai tekstur dan warna uang yang terlihat berbeda dari biasanya.
Setelah diperiksa menggunakan alat pendeteksi uang palsu, ternyata uang tersebut tidak memenuhi ciri-ciri keaslian seperti watermark dan serat pengaman.
“Uang yang saya transfer sebanyak 19.516.000, tetapi di duga satu palsu, karena mesin penghitung uang BRILink bunyi, saya sudah laporkan juga ke admin,” Haidir, salah seorang karyawan Perusahaan.
Nasabah yang membawa uang tersebut mengaku tidak mengetahui bahwa uang yang dibawanya ada yang palsu. Ia mengatakan, uang tersebut diterima dari hasil transaksi COD.”uang itu dari hasil pembayaran paket melalui COD,” ungkapnya.
Sementara sebelumnya operator BRILink Pajas Listrik telah menemukan satu lembar uang Palsu dari nasabah yang akan melakukan transfer.” Iya, tadi satu lembar terdeteksi uang palsu, mesin penghitung uang tidak membaca uang tersebut,” kata salah seorang operator BRILink Pajas.
Operator itu juga mengaku, hampir setiap hari ada yang terdeteksi uang palsu,”Hampir setiap hari,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
