Bikin Hakim dan Jaksa Terkejut! Arab Saudi dan MUI Akan Pasang Badan Bebaskan Rizieq Shihab dari Penjara, Benarkah ?

Terkini.id, Jakarta – Beredar sebuah kabar mengejutkan yang menyebutkan bahwa Arab Saudi dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan pasang badan untuk membebaskan Habib Rizieq Shihab yang tengah mendekam di penjara saat ini.

Kabar tersebut berasal dari unggahan video dari kanal Youtube Gajah Mada TV yang berjudul “HAKIM & JAKSA TERKEJUT! ARAB SAUDI & MUI AKAN PASANG BADAN BEBASKAN HABIB RIZIEQ DARI JERUJI BESI!” pada 29 November 2021. 

Di mana Pada thumbnailsnya terdapat narasi “TAK DITAYANGKAN DI TV ARAB SAUDI AKHIRNYA TURUN TANGAN BEBASKAN HABIB RIZIEQ! HAKIM & JAKSA TERKEJUT! ARAB SAUDI & MUI AKAN PASANG BADAN BEBASKAN HABIB RIZIEQ DARI JERUJI BESI!”

Baca Juga: Guntur Romli: Polisi Harus Gerak Cepat, Usut Dugaan Kaitan Rizieq...

Namun, setelah dilakukan penelusuran oleh Turnbackhoax.id pada Jumat, 3 Desember 2021, ternyata isi video tersebut tidak sesuai dengan klaim pada judul dan narasi thumbnails. 

Selain itu, video tersebut juga merupakan hasil suntingan dan pembacaan artikel berita yang digabungkan dari beberapa media.

Baca Juga: Ketua MUI, Cholil Nafis Sebut M Kace Islam KTP dan...

Berdasarkan hasil penelusuran, dalam video tersebut tidak ada pernyataan dari pihak Arab Saudi dan MUI terkait pembebasan HRS.

Adapun video pertama yang dicuplik ialah video klarifikasi Duta Besar Arab Saudi terkait sejumlah isu pada tahun 2018. 

Sementara video aslinya berasal dari akun Facebook TVMuhammadiyah yang tayang pada 13 November 2018. 

Baca Juga: Ketua MUI, Cholil Nafis Sebut M Kace Islam KTP dan...

Dalam narasi video tersebut dituliskan “HOT!!! Penjelasan Dubes Arab Saudi terkait 3 hal : 1. Perihal Habieb Rizieq di Arab Saudi, 2. Jama’ah haji dari Palestina, 3. Hukuman mati Alm.Tuti Tursilawati.” 

Sekali lagi, dalam video itu tidak ditemukan pernyataan Duta Besar Arab Saudi meminta pembebasan HRS.

Lanjut video kedua yang dicuplik pada video sumber berasal dari postingan akun Twitter @N0N4m3_90 pada 25 Maret 2021. 

Pada postingan itu tertulis narasi “GEMA PEMBEBASAN IMAM BESAR HABIB RIZIEQ SYIHAB Kamis, 25/03/2021 Segenap Ulama & Tokoh Islam Banten Menyatakan sikap Bahwa Kasus yg menimpa IB-HRS adalah masalah POLITIK , Bukan Masalah Hukum. Dan demi tegaknya Keadilan Bebaskan IB-HRS dari segala tuntutan Hukum.” 

Isi video tersebut merupakan pernyataan sikap sejumlah orang yang mengatasnamakan ulama dan tokoh Islam di Banten. Namun, tidak ditemukan pernyataan dari pihak MUI.

Sementara video ketiga, berasal dari video berjudul “PERNYATAAN MENYENTUH HATI dari UMA utk KITA SEMUA [ I.B-H.R.S ] | Ustadz Masrul Aidi || Perkusi Aceh” yang diunggah kanal Youtube PERKUSI ACEH pada 15 Desember 2020.

Dalam tayanan video itu lagi-lagi tidak ditemukan pernyataan dari pihak Duta Besar Arab Saudi ataupun MUI untuk pembebasan HRS.

Video keempat, berasal dari video berjudul “Habib Rizieq Shihab Sebut Isu Dirinya Dengan Firza Husein Adalah Fitnah – iNews Siang 02/02” yang tayang di kanal Youtube Official iNews pada 2 Februari 2017 lalu. 

Di mana isi video merupakan konferensi pers HRS selepas menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu 1 Februari 2017.

Sementara itu, artikel yang dibacakan dalam video ialah artikel berjudul “Bicara soal Habib Rizieq dan Kriminalisasi Ulama, Amien Rais Telanjangi Rezim Jokowi” yang tayang di suara.com pada 28 November 2021. 

Disebutkan isi artikel itu hanya membahas pernyataan Amien Rais. Tidak ditemukan pernyataan Duta Besar Arab Saudi ataupun pihak MUI.

Selanjutnya, artikel kedua yang dibacakan ialah artikel berjudul “Cuitan Nicho Silalahi Soal Reuni 212, Singgung Habib Rizieq dan Pengawalnya yang Meninggal” yang tayang di wartaekonomi.co.id pada 29 November 2021. 

Artikel tersebut hanya membahas cuitan dari Nicho Silalahi dan tidak ditemukan adanya pernyataan Duta Besar Arab Saudi ataupun MUI.

Berdasarkan penjelasan tersebut, maka konten di kanal Gajah Mada TV masuk ke dalam kategori Konten yang Dimanipulasi alias berita hoax.

Bagikan