BJ Habibie Wafat, Bupati Jeneponto Imbau Masyarakat Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Terkini.id, Jeneponto – Bupati Jeneponto mengucapkan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya mantan Presiden RI ke-3, Prof. Dr. H. Baharuddin Jusuf (BJ) Habibie, M. Agr.

“Innalillahi wa inna ilaihi roji’un, Dengan berpulangnya ke Rakhmatullah Presiden RI ke-3, Bapak Prof. Dr. H. Baharuddin Jusuf Habibie, M. Agr pada malam ini di RSUD Gatot Subroto Menteng Jakarta Pusat, atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Jeneponto, turut berduka dan berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya, semoga almarhum mendapat tempat yang layak di sisi Allah SWT,” tutur Iksan Iskandar kepada terkini.id, Rabu, 11 September 2019, malam.

Iksan Iskandar menyampaikan, BJ Habibie adalah sosok cendekiawan.

“Almarhum adalah sosok cendekiawan dan bapak demokrasi bangsa, dan sosok tauladan bagi kita semua, semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dalam menerima cobaan dari Allah SWT, Al-Fatihah,” ungkap Iksan Iskandar.

Iksan pun mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Jeneponto turut berbelasungkawa atas wafatnya Presiden ke-3 Republik Indonesia itu.

“Saya imbau kepada masyarakat Kabupaten Jeneponto untuk mengibarkan bendera setengah tiang, mulai besok hingga 14 September 2019, sebagai belasungkawa atas wafatnya Bapak BJ Habibie,” imbau Iksan.

Komentar

Rekomendasi

Lurah Empoang Selatan Terus Berupaya Entaskan Kemiskinan

Ketua APDESI Sulsel Hadiri Rapat Konsolidasi Persiapan Muscab

Polres Jeneponto Amankan 3 Pelaku Penyabung Ayam di Rumbia

Kadis Dikbud Nur Alam Basir Resmi Jabat Ketua PGRI Jeneponto

Kasi Sapras SD Disdikbud Angkat Bicara Atas Geramnya Ketua Komisi IV DPRD Jeneponto

Usai Sambangi Bayi Gizi Buruk, Ketua PKK Jeneponto Bakal Lakukan Ini

Buka Konferensi PGRI, Bupati Jeneponto Minta Taat ADRT dan Guru Menjaga Alam

PPDI Jeneponto Laporkan Pemberhentian Perangkat Desa ke Ombusdman

Miris, Seorang Nenek di Jeneponto Tinggal di Rumah Tak Layak Huni

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar