Terkini.id, Makassar – Kepala Bidang Perencanaan dan Informasi Kepegawaian BKPSDM Kota Makassar Kadir Masri mengomentari temuan Badan Kepegawaian Negara soal 97.000 data pegawai negeri sipil atau PNS misterius.
BKN menyebut pemerintah tetap membayar gaji untuk nama-nama PNS di data tersebut, namun orangnya tidak ada.
“Alhamdulillah tidak adaji,” kata Kadir, Rabu, 26 Mei 2021.
Kadir mengatakan data PNS aktif di pemerintah kota sebanyak 10.684. Ia mengatakan setiap tahun pihaknya melakukan pemukhtahiran data.
“Setiap tahun, terakhir bulan Maret 2021, jumlahnya ada 10.684 orang,” kata dia.
Sementara itu, Kepala Bidang Kinerja dan Penghargaan BKPSDM Kota Makassar, Munandar, juga membenarkan hal tersebut.
“Tidak ada, mungkin di daerah lain,” singkatnya.
Sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian Negara Bima Haria Wibisana mengungkapkan lembaganya sempat memperoleh temuan bahwa ada 97.000 data pegawai negeri sipil atau PNS yang misterius.
Temuan itu diperoleh saat BKN menyelenggarakan pemutakhiran data pada tahun 2014.
Pada saat itu, pendataan ulang PNS dilakukan secara elektronik dan dilakukan oleh masing-masing PNS.
“Hasilnya ternyata hampir 100 ribu, tepatnya 97 ribu data itu misterius. Dibayarkan gajinya, membayar iuran pensiun, tapi tidak ada orangnya,” ujar Bima, Senin, 24 Mei 2021.
Dengan data itu, Bima mengklaim basis data PNS di Indonesia menjadi lebih akurat walaupun ada yang belum mendaftar pada saat itu.
“Baru kemudian setelah beberapa waktu bahkan bertahun kemudian, mereka mengajukan diri, mendaftar ulang sebagai PNS,” ungkapnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
