Terkini.id, Makassar – Calon Wali Kota Makassar Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto mengungkapkan alasannya memilih perempuan di Pilkada Makassar 2020.
“Kenapa bu Fatma saya pilih jadi pendamping, karena hanya perempuan yang mengerti perempuan,” kata Danny Pomanto di hadapan warga Baji Minasa Kecamatan Mariso, Sabtu, 3 Oktober 2020.
Danny menyebut tidak menawarkan janji, melainkan program bersama partai pengusung. Ia mengatakan pada periode sebelumnya dirinya sudah membuktikan ual tersebut.
“Satu bukti lebih baik dari seribu janji,” kata Danny.
Pada kesempatan tersebut, Danny didampingi partai pengusung dari Gerindra, Nasdem, PBB dan PKB. Mereka disambut teriakan warga dengan tagline ‘ADAMA’.
- Ancaman El Nino Mengintai, Anggota DPRD Makassar Hj Umiyati Minta Direksi Definitif PDAM Segera Ditetapkan
- Dinkes Jeneponto Perkuat Koordinasi dan Sinergi Program Percepatan Penurunan Stunting 2026
- DPRD Sulsel Dalami Polemik Seleksi Paskibraka, Kesbangpol Bantah Tes Bahasa Daerah Jadi Penentu
- Wali Kota Makassar Dukung Penuh Delegasi Paskibraka Menuju Seleksi Nasional 2026
- Gubernur Sulsel Apresiasi Polda dan TNI Bongkar Jaringan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Wilayah Sulsel
“Harapan kita sudah muncul, dari 4 kandidat namun hanya Satu pilihanta’ karena kalau 2 Batalki apa lagi 3 lebih-lebih kalau 4, Selamat datang Danny Pomanto Karaeng Salamaka ‘Orang biasa dengan karya luar biasa,” ujar Edo Kama Jaya salah satu penyiar ‘ Paccarita’ GAMASI.
Salah satu warga yang hadir, Fauziah menyebut Danny Pomanto sosok Taro Ada Taro Gau.
“Menjadi pemimpin tidaklah mudah, sesuatu yang pro dan kontra ada didalamnya pak, baik keluarga jadi seorang pemimpin Satunya Kata dengan perbuatan yang disebut oleh orang bugis taro ada taro gau itu ada sama pak Danny, dan semoga bapak kembali pimpin Makassar dua periode,” ujar Fauziah Dg Tanning.
Selain Fauziah, salah satu ibu RT Baji Minasa Kelurahan Tamarunang Kecamatan Mariso, Anti, mengaku sangat merindukan program Makassar Tidak Rantasa (MTR) dan mengakui Program Singara’na Lorongta’ sudah dirasakan oleh warganya.
“Pak Danny tawwa sudahmi terbukti pak, Singara’mi (terang) lorongku, MTR (Makassar Tidak Rantasa), yang sudah dihilangkan semoga pak danny kembali. Bantuan sosial seperti, kalau dulu rata sekarang tidak, apa lagi KIS sekarang sudah tidak merata, semoga pak Danny dan bu Fatma terpilih semua program dikembalikan,” harap Anti.
Dari pantauan di lapangan, kunjungan Danny pomanto tetap mengedepankan Protokol Kesehatan dengan membagi masker dan jaga jarak.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
