Terkini.id — Badan Meteologi dan Geofisikan atau BMKG Wilayah IV Kota Makassar mengeluarkan peringatan dini ancaman bencana alam di beberapa daerah di Sulawesi Selatan.
Kepala Sub Bidang Pelayanan Jasa BMKG Wilayah IV Makassar, Siswanto mengatakan, berdasarkan indentifikasi cuaca hingga satu pekan mendatang, labilitas cuaca masih cukup kuat di wilayah utara dan selatan Provinsi Sulsel.
Hal itu dikarenakan adanya pembentukan awan cumulunimbus berupa awan vertikal atau yang bisa disebut awan konvektif di wilayah Kabupaten Morowali Provinsi Sulawesi Tengah perbatasan Luwu Utara Provinsi Sulsel.
Khusus Kabupaten Luwu Utara, Luwu Timur dan Enrekang, diprediksi akan ada intensitas hujan sedang hingga lebat dalam rentang waktu sepekan mendatang.
“Kita akan konsentrasi pada tanggal 22, 23 dan 25 Juli, itu ada potensi hujan lebat di wilayah utara,” kata Siswanto, Rabu 22 Juli 2020.
- HUT Ke-23 Tahun Luwu Timur, Harmoni Pertumbuhan, Industri, dan Keberlanjutan dari Timur Indonesia
- Mubes IKA Unhas Diwarnai Kegaduhan, Utusan IKAFE Sempat Walk Out
- SPMB 2026 Makassar Resmi Diluncurkan, Pendaftaran Kini Terintegrasi Aplikasi LONTARA+
- Dari Perut Bumi Arpal, Sumur Bor TMMD ke-128 Hadirkan Air Bersih, Wujud Investasi Harapan Masyarakat
- Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat Antarkan Makassar Jadi Kota Toleran
Selain itu, BMKG juga memberi peringatan ancaman bencana alam banjir dan tanah longsor di wilayah Kabupaten Bone, Wajo, Sidrap, Sinjai dan Kabupaten Bulukumba.
“Kami meminta kepala daerah di masing-masing wilayah untuk meningkatkan kewaspadaan potensi bencana alam berupa banjir bandang dan tanah longsor yang dapat terjadi dalam rentang waktu sepekan mendatang,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
