Terkini.id, Jakarta – Boyband K-Pop BTS akan konser di JIS. Hal ini mengundang banyak komentar dari berbagai pihak.
Salah satunya datang dari Fraksi PDIP DPRD DKI yang menilai Gubernur Anies Baswedan tengah menyiapkan langkah politik 2024. Namun, tanggapan tersebut dianggap terlalu jauh oleh Gerindra DKI.
“Tudingan, anggapan itu untuk kepentingan mencari… ya politik wajar sajalah. Apakah melanggar? Kan tidak. Boleh-boleh saja, berhak mengaitkan kepentingan Anies, tapi menurut saya kejauhanlah. Sampai segitunya. Menurut saya sih wajar, normal. Untuk kaitan politiknya wajar-wajar saja, tapi menurut saya masih kepagian, dua tahun lagi kok,” kata Sekretaris Komisi D DPRD DKI dari F-Gerindra, Syarif, Selasa 26 Oktober 2021.
Sebelumnya, wacana terkait konser BTS di JIS ini disampaikan oleh JakPro. Syarif menilai tak masalah jika JakPro mengundang boyband BTS untuk selebrasi launching JIS.
“Soal JakPro-nya itu menurutnya positif, sah saja, nggak ada masalah. Soal core bisnisnya itu kan BTS diundang untuk menyemarakkan, seperti halnya kegiatan pada umumnya yang bersifat selebrasi. Wajar dan normal saja. Yang harus dipersoalkan uangnya dari mana? Uangnya dari JakPro, bukan dari APBD,” kata Syarif.
- DPD PDI Perjuangan Sulsel Gelar Diskusi Refleksi 30 Tahun Peristiwa 27 Juli 1996, Teguhkan Komitmen Merawat Demokrasi
- Tebar 45 Ekor Sapi Kurban, Ridwan Wittiri: Idul Adha Momentum Perkuat Solidaritas dan Kemanusiaan
- Harrie Sabrang dan Andreas Harjono Muncul dalam Penjaringan Ketua PAC PDI Perjuangan Ujung Pandang
- Rekomendasi Eksternal PDIP Suarakan Reformasi Sistem Politik dan Independensi Penegak Hukum
- Konferda dan Konfercab VI PDIP Sulsel Rampung, Struktur Kepengurusan DPD dan 24 DPC Resmi Ditetapkan
Lebih lanjut Syarif mengatakan belum menerima informasi terkait undangan BTS itu untuk peresmian JIS atau kegiatan lain. Namun dia menegaskan lagi undangan konser sah-sah saja.
“Prinsip undang BTS itu selebrasi yang normal saja,” ujarnya.
Sebelumnya, Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Gembong Warsono mengatakan bahwa menyelenggarakan konser bukan tupoksi JakPro selaku BUMD Pemprov DKI. Gembong curiga ada perintah dari Anies soal wacana konser BTS di JIS, dilansir dari Detikcom.
“Kalau JakPro menyelenggarakan konser itu kan JakPro sudah keluar dari tupoksi yang dia miliki. Tapi akhirnya apakah ada penugasan kan kita nggak tau juga, jangan-jangan ini penugasan diberikan Gubernur ke JakPro. Kepentingannya apa kan sudah bisa ditebak,” ujarnya.
Sementara itu, anggota DPRD DKI Fraksi PDIP, Gilbert Simanjuntak, menilai undangan konser BTS itu terkesan untuk menggaet suara pemilih muda di 2024. Menurut Gilbert, rencana konser BTS menarik tapi dinilai kurang menyentuh sebagai event pertama. Sebab, pembangunan JIS ditujukan untuk sarana olahraga.
“Kesan kuat ini seperti persiapan ke 2024, karena tidak sesuai tujuan pembangunan stadion, tapi lebih ke arah menggaet suara pemilih muda,” ujar Gilbert.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
