Buka MTQ ke-43, Bupati Jeneponto Harap Program 1000 Hafidz dapat Terwujud

Bupati Jeneponto Iksan Iskandar resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qu'ran (MTQ) Ke 43 Tingkat Kabupaten Jeneponto 2020/Syarief
Bupati Jeneponto Iksan Iskandar resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qu'ran (MTQ) Ke 43 Tingkat Kabupaten Jeneponto 2020/Syarief

Terkini.id, Jeneponto – Bupati Jeneponto Iksan Iskandar resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qu’ran (MTQ) ke 43 Tingkat Kabupaten Jeneponto 2020.

Pembukaan MTQ ke- 43 dengan tema Ummat Rukun Indonesaia Maju Menuju Jeneponto Smart 2020, berlangsung di lapangan pemuda Kecamatan Tamalatea Kabupaten Jeneponto, Kami, 5 Maret 2020 sekitar pukul 19.30 Wita malam.

Hadir dalam pembukaan MTQ itu, Wakil Bupati Paris Yasir, Ketua TP PKK Hj Hamsiah Iksan, Ketua dan anggota DPRD Jeneponto, Perwakilan Kakan Kemenag Sulsel, Kepala Kantor Kemenag Jeneponto, Unsur Forkopinda, para pimpinan OPD, Para Camat dan Kepala Desa Se Kabupaten Jeneponto serta 4500 orang Kafilah dari 11 Kecamatan di Jeneponto.

Bupati Jeneponto Iksan Iskandar dalam sambutannya menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menunjukkan pengabdian dan partisipasinya, sehingga MTQ itu dapat diselenggarakan.

“Kegiatan Musabaqah ini selain sebagai wadah untuk menyemarakkan Syiar Islam dan dalam membangun bakat dan kompetensi generasi Islami, juga sebagai sarana untuk merekatkan persatuan dalam memelihara ketenteraman, sebagai satu kesatuan masyarakat Jeneponto yang memegang teguh nilai-nilai kearifan lokal,” kata Iksan Iskandar.

Menurutnya, Musabaqah Tilawatil Qur’an merupakan momentum yang tepat dalam memelihara kebersamaan dan persaudaraan, yang telah kita galang bersama sebagai kekuatan yang kita miliki, untuk berbuat lebih optimal bagi kemajuan masyarakat, bangsa dan Negara.

“Kepada seluruh peserta, agar dapat berkompetisi secara sehat serta menunjukkan kemampuan terbaiknya, karena MTQ ini sebagai seleksi awal untuk memilih peserta yang mewakili daerah ini pada pelaksanaan MTQ di tingkat Provinsi,” harapnya.

Iksan pun meminta, agar para peserta menjadikan momentum MTQ itu sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas ummat, sekaligus sebagai proses pembangunan sumber daya manusia, terutama dalam menyiapkan generasi muda Islami yang kompetitif dan bermartabat.

“Harapan pemerintah Jeneponto itu tentunya memiliki keterkaitan erat, untuk mewujudkan salah satu program prioritas yang telah dicanangkan Pemerintah Daerah, yakni Program 1000 Hafidz, sebagai penjabaran dari Visi Jeneponto SMART (Berdaya Saing, Maju, Religius dan Berkelanjutan),” ujarnya.

Program 1000 Hafidz, kata Iksan, yang didukung oleh Pengembangan Pusat Studi Islam, dimaksudkan sebagai upaya membentuk generasi penghafal Al-Qur’an, generasi akhlakul qarimah, sehingga generasi muda Jeneponto adalah generasi milenial yang dapat diandalkan dalam menghadapi tantangan global yang semakin dinamis.

“Pembangunan sektor keagamaan terus kita lakukan secara berkesinambungan karena dalam perspektif pembangunan, nilai-nilai agama harus mampu diwujudkan menjadi nilai dasar dalam prilaku kehidupan sehari-hari. Nilai ini kita jadikan sebagai spirit utama dalam membangun kualitas SDM,” pungkasnya.

Dimana MTQ ke 43 tingkat Kabupaten Jeneponto itu akan berlangsung selama 5 hari dari 5 Maret hingga 9 Maret 2020 mendatang.

Komentar

Rekomendasi

Bupati Jeneponto Belasungkawa Meninggalnya Ibunda Presiden Jokowi

Pimpin Rapat Terbatas dengan Forkopimda, Bupati Jeneponto Harap Koordinasi Intens Cegah Corona

Cegah Covid-19, Mulyadi Mustamu Imbau Masyarakat Ikuti Instruksi Pemerintah

Anggota DPRD Sulsel ini Himbau Warga Konsumsi Sayur Kelor

3 Anggota DPRD Sulsel Temui Tim Gugus Tugas Covid-19 Jeneponto, Bahas Apa ya?

Tripika Kecamatan Bangkala Bersama AMUBA Sterilkan Pasar dan Masjid

Wabah Covid-19, PB HPMT Tindaklanjuti Instruksi Bupati Jeneponto

Cuitan Dokter Soal APD Seadanya, Sekda: Ada Uang Tapi Barang Tidak Tersedia

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar