Bukan AS atau China, Inilah Negara yang Diprediksi akan Produksi Vaksin Covid-19 Pertama

Tulisan ini adalah kiriman dari Citizen, isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.
Laporkan tulisan
ilustrasi covid-19/Viva.id

Terkini.id, Makassar – Penyebaran Covid-19 di Indonesia eskalasinya hari ke hari semakin bertambah.

Dilansir dari situs resmi  covid19.go.id pada Minggu 9 Agustus 2020, jumlah Positif 125.396, sembuh 80.952 dan meninggal 5.723 jiwa.

Namun ada kabar baik, bahwa vaksin covid-19 diprediksi akan segera hadir di bulan Agustus ini.
 
Tapi tampaknya bukan China atau Amerika Serikat yang secara resmi memproduksi Vaksin Covid-19 untuk yang pertama kalinya di dunia, melainkan negara Rusia. 

Dilansir dari CNBC, Oleg Gridnev selaku Wakil Menteri Kesehatan Rusia, mengatakan bahwa Vaksin tersebut dikembangkan denganMenteri Pertahanan dengan Gamaleya Research Institute.

Uji ketiga sedang dilakukan. “Para profesional medis dan warga senior akan menjadi yang pertama mendapatkan vaksinasi,” katanya.

Menarik untuk Anda:

Dikatakan juga bahwa pemeriksaan terakhir, sukarelawan yang disuntik vaksin menunjukkan kekebalan.

Sejalan dengan itu, berdasarkan hasil dua grup yang diuji sebelumnya menyebut tidak ada efek samping dari vaksin tersebut.

“Semua relawan yang divaksinasi dalam keadaan sehat,” kata lembaga itu dalam sebuah pernyataan.

Namun hal ini tentunya bukan tanpa ketakutan dari World Health Organization(WHO). 

Dikutip dari laman yang sama, bahwa WHO  menuding Rusia belum mempublikasikan data ilmiah apa pun dari uji klinis pertamanya.

Daftar kandidat vaksin WHO dalam pengujian manusia masih mencantumkan produk Gamaleya dalam uji coba Fase 1, lapor Associated Press. 

“Setiap vaksin (atau obat) untuk tujuan ini harus, tentu saja, melalui semua uji coba dan tes sebelum diberi izin untuk diluncurkan,” kata juru bicara WHO Christian Lindmeier kepada wartawan di PBB di Jenewa.

Hal ini tentunya menarik perhatian dunia, pasalnya jika vaksin itu resmi bisa jadi Rusia melampaui negara-negara berkembang seperti China, Amerikas Serikat dan beberapa negara berkembang lainnya. 

Namun terlepas dari siapa yang pertama menemukan Vaksin resmi Covid-19, penduduk dunia tentunya sangat berharap Vaksin itu benar-benar ada dalam waktu dekat ini.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Anggota Komisi V DPR RI, Sarce Bandaso Ucapkan Selamat Berkonfercab II DPC GMNI Tana Toraja

57 Orang Diamankan Petugas, Pelaku Diancam Pidana Berlapis

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar