Terkini.id, Makassar – Penyebaran Covid-19 di Indonesia eskalasinya hari ke hari semakin bertambah.
Dilansir dari situs resmi covid19.go.id pada Minggu 9 Agustus 2020, jumlah Positif 125.396, sembuh 80.952 dan meninggal 5.723 jiwa.
Namun ada kabar baik, bahwa vaksin covid-19 diprediksi akan segera hadir di bulan Agustus ini.
Tapi tampaknya bukan China atau Amerika Serikat yang secara resmi memproduksi Vaksin Covid-19 untuk yang pertama kalinya di dunia, melainkan negara Rusia.
Dilansir dari CNBC, Oleg Gridnev selaku Wakil Menteri Kesehatan Rusia, mengatakan bahwa Vaksin tersebut dikembangkan denganMenteri Pertahanan dengan Gamaleya Research Institute.
Uji ketiga sedang dilakukan. “Para profesional medis dan warga senior akan menjadi yang pertama mendapatkan vaksinasi,” katanya.
- PT Vale Catat Kinerja Keuangan Solid pada Triwulan I 2026, Perkuat Fondasi Pertumbuhan
- Menghidupkan Semangat Kartini, PLN UID Sulselrabar Ajak Berbagi Lewat Donor Darah
- Berkat Program TJSL PLN, Produk UMKM Rumah BUMN Selayar Tembus Pasar Modern
- PLN Hadirkan Listrik untuk Petani Bone, Produktivitas Naik dan Biaya Operasional Turun sampai 74 Persen
- Krisis Air di Wilayah Utara Kota, Komisi B DPRD Makassar Turun Langsung Cek Jaringan Pipa
Dikatakan juga bahwa pemeriksaan terakhir, sukarelawan yang disuntik vaksin menunjukkan kekebalan.
Sejalan dengan itu, berdasarkan hasil dua grup yang diuji sebelumnya menyebut tidak ada efek samping dari vaksin tersebut.
“Semua relawan yang divaksinasi dalam keadaan sehat,” kata lembaga itu dalam sebuah pernyataan.
Namun hal ini tentunya bukan tanpa ketakutan dari World Health Organization(WHO).
Dikutip dari laman yang sama, bahwa WHO menuding Rusia belum mempublikasikan data ilmiah apa pun dari uji klinis pertamanya.
Daftar kandidat vaksin WHO dalam pengujian manusia masih mencantumkan produk Gamaleya dalam uji coba Fase 1, lapor Associated Press.
“Setiap vaksin (atau obat) untuk tujuan ini harus, tentu saja, melalui semua uji coba dan tes sebelum diberi izin untuk diluncurkan,” kata juru bicara WHO Christian Lindmeier kepada wartawan di PBB di Jenewa.
Hal ini tentunya menarik perhatian dunia, pasalnya jika vaksin itu resmi bisa jadi Rusia melampaui negara-negara berkembang seperti China, Amerikas Serikat dan beberapa negara berkembang lainnya.
Namun terlepas dari siapa yang pertama menemukan Vaksin resmi Covid-19, penduduk dunia tentunya sangat berharap Vaksin itu benar-benar ada dalam waktu dekat ini.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
