Bupati Luwu Utara dan Arjuna Berebut Diskresi DPP Golkar, Untuk Maju di Musda

Bupati Luwu Utara dan Arjuna Berebut Diskresi DPP Golkar, Untuk Maju di Musda

Muh Nasruddin

Penulis

Terkini.id – Dua calon ketua DPD II Golkar Luwu Utara (Lutra), Indah Putri Indriani (Bupati) dan Arifin Djunaidi atau Arjuna berebut diskresi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar.

Indah dan Arjuna bersaing untuk mendapatkan diskresi DPP, karena keduanya terkendala aturan untuk maju pada pemilihan Ketua DPD II Golkar Lutra melalui Musyawarah Daerah (Musda).

Wakil Sekretaris DPD I Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel), Zulham Arief mengatakan, Indah Putri Indriani untuk maju di Musda harus mendapatkan diskresi dari DPP. 

Sebab syarat untuk maju di Musda, harus menjadi kader minimal 5 tahun, namun Indah belum lima tahun menjadi kader Golkar. Selain itu, sebelum masuk menjadi kader Golkar, ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Partai Gerindra Lutra.

Sementara Arjuna juga harus mengantongi diskresi dari DPP. Meskipun ia pernah menjabat sebagai Ketua Golkar Lutra, namun ia pernah mencalonkan diri sebagai Caleg DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN) pada Pileg tahun 2019.

Baca Juga

Meski demikian, kata Zulham Arief, DPD I Golkar Sulsel akan mengirim dua nama itu ke DPP untuk mengeluarkan diskresi.

“Jadi keduanya ini diakomodir, DPD I cuma mengikir dua nama ini ke DPP, nanti DPP yang menentukan siapa yang mendapatkan diskresi diantara dua nama ini,” kata Zulham, di Kantor DPD I Golkar Sulsel, Jalan Botolempangan Makassar, Jumat 25 Juni 2021.

Selain itu, Indah dan Arjuna juga telah mengikuti fit and proper test di Kantor DPD I Golkar Sulsel pada hari ini.

“Hasil fit and proper test ini akan dilampirkan bersamaan dengan surat permintaan diskresi ke DPP,” pungkas Zulham.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.