Terkini.id, Sidrap – Bupati Sidrap, H Dollah Mando menghadiri Temu Lapang dan Panen Padi Gogo di Kelurahan Baru, Kecamatan Pitu Riase, Selasa 13 Agustus 2019.
Panen dilakukan pada demplot yang dikelola Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi Sulawesi Selatan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala BPTP Balitbangtan (Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian) Sulsel, Abdul Wahid, serta perwakilan Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura Sulsel.
Selain itu, turut hadir, Kabid Tanaman Pangan DPKPP Sidrap, Hj Nurlela, Sekcam Pitu Riase, Jemmy Harun, aparat desa/kelurahan, penyuluh, anggota kelompok tani dan masyarakat setempat.
Kepala BPTP Balitbangtan Sulsel, Abdul Wahid mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan produksi padi gogo, atau padi untuk lahan kering.
- Presiden FSPPB Pertamina Arie Gumilar Raih Penghargaan The Best Leader on Strategic-Sector Union Movement
- Pertamina Patra Niaga Sulawesi Pastikan Stok BBM di Sulsel Aman, Masyarakat Diimbau Tak Panic Buying
- Frederik Kalalembang Tegaskan Pesan AHY: Bukan Bicara 2029, tapi Menjawab Amanah Rakyat 2024
- Usai Penyitaan Rumah Mewah dan Dokumen Tanah Terkait Dugaan Pungli Perizinan Gowa, Pengacara HT dan Ombas Laporkan Penyidik
- BBM dan LPG 3 Kg Bermasalah, Ketua DPRD Sulsel Bawa Sejumlah Anggota Datangi Pertamina
“Hal tersebut untuk mendukung swasembada berkelanjutan khususnya di Kabupaten Sidrap ini,” katanya.
Ia juga mengatakan lahan kering masih banyak, sehingga budidaya padi Gogo dapat terus dikembangkan.
Sementara itu, Bupati H Dollah Mando berharap kegiatan tersebut menjadi gambaran potensi budidaya padi Gogo ke masyarakat.
“Ini menjadi percontohan atau pusat budidaya padi Gogo yang bisa diterapkan di wilayah lain di Kabupaten Sidrap,” kata Dollah.
Sebagai informasi, berdasar hasil ubinan, panen menggunakan padi varietas Inpago 9 itu menghasilkan sekitar 8 ton per hektar.
Selain panen, dalam kegiatan itu diadakan penjelasan teknis budidaya padi gogo dengan teknologi Largo (Larikan Gogo) Super yang dibawakan Prof Dr Sahardi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
