Terkini.id, Jakarta – Seekor Burung Merpati Tertangkap Menyelundupkan Hampir 200 Pil Ekstasi Melintasi Perbatasan.
Melansir dari laman Al-Rai, baru-baru ini pihak berwenang di Kuwait menangkap seekor burung merpati yang mencoba menyelundupkan 178 pil ekstasi dari Irak.
Burung tersebut justru dijadikan alat oleh oknum narkotika untuk mengirimkan pil ekstasi melintasi perbatasan internasional yaitu dari Irak menuju Kuwait.
Hewan yang jadi ‘kurir’ narkoba ini dilacak oleh otoritas Kuwait setelah seekor merpati terbang tepat di atas bangunan bea cukai di Kuwait dan berhasil ditangkap.
Merpati tersebut dibekali tas kecil di punggungnya yang berisi ratusan pil ekstasi Merpati dibekali tas kecil di punggungnya yang berisi ratusan pil ekstasi (Boredpanda).
- Disiplin yang Tertanam dari Lapangan, 70 Paskibraka Makassar Diganjar Uang Tunai dan Studi Wisata ke Bali
- Puncak Bila Sidrap Siap Sambut 400 Mobil Touring Kemerdekaan dan Anniversary KIDC Indonesia ke-12
- RSUP Wahidin Kirim Tim Tanggap Darurat Medis ke NTT, Bawa Dokter Spesialis dan Perawat Gawat Darurat
- BrightGas Ramaikan CFD Makassar, Hadirkan Promo Refill, Trade-In hingga Lomba Rakyat
- Meriah, TK Hj Sitti Aminah Binamu Semarakkan HUT ke-81 RI dengan Lomba Siswa dan Orang Tua
Lebih mencengangkannya lagi, berdasarkan laporan GQ, burung merpati memang baru-baru ini semakin sering digunakan untuk menyelundupkan obat-obatan terlarang seperti kokain dan ekstasi melintasi daerah perbatasan.
Mengapa burung merpati? karena burung merpati dikenal memiliki kemampuan terbang hingga sejauh 150 km tanpa beristirahat.
Bahkan burung merpati mampu membawa beban sekitar 10 persen dari berat badan mereka.
Seorang netizen menyalahkan budaya rap
Seorang netizen menyalahkan budaya rap (Twitter)
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
