Terkini.id, Jakarta – Ruhut Sitompul, pengacara dan politikus memberi tanggapan terkait pernyataan Emha Ainun Nadjib atau Cak Nun bahwa ia akan menurunkan presiden jika keadaan sudah darurat. Ruhut Sitompul mengatakan bahwa ia hanya tertawa mendengar pernyataan Cak Nun tersebut.
“Cak Nun ancam turunin Presiden andaikan negara sudah darurat. Ha ha ha, tertawa aku termehek-mehek. Emangnya supir presiden taxi bisa diturunin di pinggir jalan? Ngebacot pakai otak, jangan pakai dengkul. Perusahaan tazinya saja sudah lama bubar,” tulis Ruhut Sitompul melalui akun twitternya, @ruhutsitompul pada Selasa, 16 Februari 2021.
Untuk diketahui, sebelumnya tersebar sebuah video berujudl “Hancurnya Indonesia Dimulai Rezim Ini” yang tayang melalui akun youtube Ayo Berbagi Ilmu.
Di dalam video tersebut, Cak Nun mengatakan bahwa ia termasuk orang yang dulu menurunkan Soeharto.
“Saya ini sebenernya tidak percaya dengan Indonesia, aslinya, tapi jangan marah. Pokoknya begitu Pak Hato turun hari kedua karena saya yang bikin turun Pak Harto. Saya yang ngomong Pak Harto secara pribadi dan saya ingin melakukan itu lagi suatu hari,” ujarnya.
- OJK Gandeng Lanud Sultan Hasanuddin Tingkatkan Literasi Keuangan Keluarga TNI AU
- Langgar Kesepakatan Damai, Massa Diduga dari PT TRK Kembali Tutup Jalur Hauling di Kawasan PSN PT IPIP
- KKS x DIGIFEST 2026 Ditutup, Catat Komitmen Pembiayaan UMKM Rp18,27 Miliar dan Transaksi Tembus Rp1,35 Miliar
- Wali Kota Makassar Lepas Peserta dan Ramaikan Kategori 10K Makassar SMAnSA Run 2026
- Pertamina Patra Niaga Sulawesi dan Hiswana Migas Tinjau SPBU di Makassar, Pastikan Distribusi Biosolar Berjalan Optimal
Cak Nun lalu melanjutkan bahwa jika suatu hari nanti negara berada dalam keadaan darurat, ia akan menurunkan presiden lagi.
“Kalau sudah darurat, saya akan turunkan (presiden) lagi,” tambahnya.
Selain Ruhut Sitompul, terdapat juga politikus lain yang menanggapi pernyataan Cak Nun tersebut.
Ferdinand Hutahaean menyatakan bahwa perkataan Cak Nun terkait menurunkan presiden itu juga sudah diucapkan oleh Rizieq Shihab sebelumnya.
Namun nyatanya, menurut Ferdinand Hutahaean, hal tersebut Cuma sebatas kata-kata yang tidak pernah benar-benar terjadi.
“Omongan begini sudah biasa keluar dari Cak Nun dan Rizieq Shihab, tapi Cuma sebatas kata-kata yang tak pernah bisa diwujudkan,” kata Ferdinand Hutahaean melalui akun twitternya, @FerdinandHaean3 pada Senin, 15 Februari 2021.
Ferdinand Hutahaean lalu menambahkan bahwa perkataan Cak Nun tersebut tidak perlu ditanggapi dengan serius.
“Biarlah mulutnya berkoar-koar, tak perlu kita tanggapi serius, cukup tertawakan saja,” tambahnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
