Diberitakan sebelumnya, Ketua KPU Hasyim Asy’ari mengakui hasil perhitungan suara pemilu 2024 melalui Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) memang belum sempurna. Sebab masih ditemui sejumlah kesalahan.
“Berharap kesalahan tersebut bukan terjadi karena niat KPU untuk memanipulasi data.
“Tidak ada niat memanipulasi. Tidak ada niat mengubah-ubah hasil suara. Karena pada dasarnya formulir C Hasil Plano juga diunggah apa adanya sebagaimana diunggah teman-teman KPPS yang dapat dipantau bersama,” katanya.
Hal senada dikatakan Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Rahmat Bagja.
Ia merespons pertanyaan masyarakat yang juga muncul di media sosial perihal penghitungan sementara di web KPU.
- 35 Struktur Kepengurusan DPW PPP Sulsel Akan Dilantik pada 20 Juni 2026, Diisi banyak Generasi Milenial dan Gen Z
- Korban Terseret Arus Sungai Rongkong di Luwu Utara Ditemukan Meninggal Dunia
- Pimpinan Baru FK Unhas Periode 2026--2030 Resmi Terima Amanah
- TKN Pembina Kabupaten Jeneponto Gelar Pentas Seni dan Pelepasan, Siapkan Langkah ke Jenjang Sekolah Dasar
- Wali Kota Makassar Sambut Pendataan Sensus Ekonomi 2026, Tawarkan Penanaman Pohon Bersama BPS
“Misalnya masalah Sirekap, ada masalah atau tidak? Bahkan ada (lonjakan suara) sampai ratusan. Ini data apa ini,” kata Rahmat belum lama ini.
Rahmat menduga penghitungan suara sementara yang muncul dalam situs pemilu2024.kpu.go.id itu, merupakan kesalahan memasukan data atau pembacaan data dari aplikasi bermasalah.
“Namun Sirekap bukanlah penentu terhadap rekapitulasi,” tegas Rahmat.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
