Terkini.id, Jeneponto – Dalam rangka mencegah penyebaran virus corona, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jeneponto meminta siswa SD, SMP dan Murid TK/PAUD sederajat untuk belajar di rumah.
Hal diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Jeneponto, usai rapat forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopinda) perluasan, Selasa, 17 Maret 2020.
“Melaui kesepakatan bersama dalam rapat Forkopimda, siswa PAUD/TK, SD dan SMP dipindahbelajarkan dari sekolah ke rumah masing-masing dengan catatan para guru memberikan kegiatan belajar melalui aplikasi dan pekerjaan rumah kepada siswa dan muridnya,” kata Syafruddin Nurdin kepada awak media.
Dengan memindahbelajarkan siswa, Pemerintah Kabupaten Jeneponto menyampaikan penekanan kepada orang tua siswa dan guru.
“Ditekankan kepada orang tua untuk melakukan pengawasan, tetap belajar di rumah dan tidak keluar mengunjungi tempat piknik, tidak berkumpul dengan orang banyak dan tidak melakukan perjalanan keluar daerah,” ungkap Syafruddin Nurdin.
- Pemkab Jeneponto Gelar Rapat Optimalisasi Penerimaan BPHTB PLTB Tolo 2 dan 3 Serta Transaksi Digital
- Pemkab Jeneponto Perkuat Sinergi Lintas Sektor Percepat Penurunan Stunting
- Pemkab Jeneponto Resmi Distribusikan KKS Program PLH dan Sembako Tahap II Tahun 2026
- Pemkab Jeneponto Perkuat Sinergi Dengan Pemprov Sulsel, Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan
- Pemkab Jeneponto Perkuat Kesiapsiagaan Lintas Sektor Hadapi Cuaca Ekstrem dan Musim Kemarau
Selain itu, Syafruddin Nurdin juga mengatakan, selama 14 hari, upacara dan apel Senin ditiadakan di kantor daerah.
“Upacara dan Apel di kantor Bupati ditiadakan selama 14 hari ke depan, tapi tetap upacara dan apel di OPD-nya masing-masing, Jadi sistemnya diperkecil,” jelas Syafruddin Nurdin.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jeneponto, Nuralam Basir mengaku akan memberlakukan belajar melalui online.
“Kemendikbud telah menawarkan kepada kita 9 aplikasi untuk belajar online bagi siswa kelas IX SMP dan Kelas VI SD, Insya Allah itu kita akan berlakukan sehingga siswa yang akan mengikuti ujian tidak ketinggalan mata belajarnya,” kata Nuralam Basir.
Untuk kelas 1 sampai kelas V SD dan kelas VII dan VIII SMP kita tekankan kepada guru untuk memberikan soal untuk dikerjakan siswa di rumah selama 14 hari ke depan.
“Jadi hari ini guru memberikan pekerjaan rumah, mulai besok 18 Maret hingga 31 Maret, 1 April 2020 kembali masuk belajar di sekolah dan pekerjaan rumah akan diperiksa oleh guru,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
