Cek Fakta : Benarkah Vaksin Covid-19 Asal China Telah Direstui WHO?

Cek Fakta : Benarkah Vaksin Covid-19 Asal China Telah Direstui WHO?

AT
Admin Terkini
Oliviane Nuah

Tim Redaksi

Terkini.id, – Media sosial facebook diramaikan dengan pemberitaan yang mengklaim bahwa vaksin Covid-19 asal China telah direstui WHO. Postingan tersebut dibagikan oleh salah satu akun bernama Doyo Karyono, yang mempostingnya di facebook pada 25 September 2020 lalu

Tangkapan layar postingannya berisi artikel berita dari CNBC Indonesia dengan judul : “Kabar Baik! Vaksin China Sukses Uji, Direstui WHO”. Ia juga menambahkan narasi dengan kalimat berikut :

“Hehehe…. Kadrun bin Kampret pasti sewot gak karuan.

Kabar Baik! Vaksin China sukses uji, di restui WHO. Semoga pandemi segera diatasi. Lantas bagaimana mereka yang selama ini koar-koar Anti Negara China? Gak usah dipikirin! Yang jelas kemungkinannya mereka menolak vaksin tersebut, mungkin juga menerimanya dengan malu atau tebal muka.

Benarkah pernyataan tersebut bahwa WHO sudah merestui vaksin Covid-19 dari China?

Baca Juga

Cek Fakta menelusuri via Liputan6.com dan menemukan fakta bahwa link yang disematkan dalam postingan tersebut telah berganti judul :” “Vaksin China Disebut Sukses Uji, Benar Direstui WHO?”

Dalam artikel tersebut berisi komentar dari Kepala ilmuwan WHO, Soumya Swaminathan yang melansir dari media China, CGTN.

Namun dalam artikel tersebut tidak menyebutkan bahwa WHO sudah merestui vaksin Covid-19 asal China, hanya menyebutkan bahwa vaksin China dapat membantu mengakhiri pandemic dan mempercepat pemulihan ekonomi global. Terbukti beberapa vaksin telah berhasil dalam uji klinis.

Salah satu artikel dari Liputan6.com memberikan fakta tentang pernyataan klaim di atas. Dalam artikelnya berjudul “Media Tiongkok Hapus Berita WHO Restui Vaksin COVID-19 Buatan China” yang tayang 26 September 2020. Berikut isinya:

“Liputan6.com, Beijing – Media Tiongkok menghapus berita yang berkata WHO merestui vaksin COVID-19 buatan China. Berita itu mengambil potongan ucapan kepala ilmuwan WHO Soumya Swaminathan.

Hingga Jumat 25 September petang, media China Global Television Network (CGTN) masih menampilkan berita berjudul “Vaksin COVID-19 milik China terbukti sukses di uji-uji klinis: WHO”.

Isi beritanya tidak memakai kutipan langsung dari Soumya Swaminathan, namun ditulis seakan WHO telah merestui vaksin COVID-19 dari China yang sudah lolos uji klinis. Padahal, konteksnya WHO hanya menyorot perkembangan vaksin di China.

Berita itu sudah dihapus di CGTN, namun ada berita lain yang mirip tetapi judulnya berbeda, yakni “Kepala ilmuwan WHO berbicara tentang program pengembangan vaksin.”

Pada berita baru tersebut, media Tiongkok menampilkan kutipan yang cukup lengkap dari Soumya Swaminathan. Kutipan tersebut memakai kata “apabila” vaksin China terbukti berhasil.

“Kami telah melakukan diskusi-diskusi yang sangat konstruktif dan terbuka dengan mereka (China), dan mereka selalu menegaskan komitmen terkait akses global apabila beberapa (vaksinnya) benar-benar terbukti di uji-uji klinis yang berlangsung,” tulis Soumya seperti dikutip CGTN, Sabtu (26/9/2020).

Hingga kini, belum ada vaksin COVID-19 yang sudah lolos semua fase uji. Meski demikian, WHO menargetkan pada akhir 2021 ada dua miliar dosis vaksin yang tersedia.”

Media lain seperti Kompas.com juga memuat artikel tentang fakta ini, : “Belum ada keputusan WHO soal setujui vaksin China”

https://www.kompas.com/tren/read/2020/09/28/142058065/klarifikasi-belum-ada-keputusan-who-soal-setujui-vaksin-china?page=all

Jadi bisa dipastikan bahwa klaim WHO telah merestui vaksin covid-19 asal China tidak benar karena sampai saat ini seluruh calon vaksin covid-19 masih dalam tahapan uji klinis, belum ada keputusan vaksin mana yang direstui WHO.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.