Cek Fakta : Benarkah Wakil Gubernur Sulsel Meminta Nomor Whatsapp Kepada Beberapa Orang?

Terkini.id, Makassar – Beberapa hari yang lalu pengguna media sosial, khususnya masyarakat Sulawesi Selatan dihebohkan dengan unggahan dari salah satu akun facebook.

Pasalnya, dalam akun facebook tersebut mengatasnamakan Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman yang meminta nomor whatsapp kepada beberapa orang.

Melihat postingan tersebut sangat menarik perhatian masyarakat karena berisikan percakapan yang tak lazim dari seorang pejabat publik.

Berikut narasi percakapan yang dicantumkan oleh salah satu akun facebook,

Mungkin Anda menyukai ini:

Andi Sudirman Sulaiman    : Assalamualaikum 
Orang Tak Dikenal : Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatu
Andi Sudirman Sulaiman :  Apa kabarnya
Orang Tak Dikenal : Alhamdulillah
Andi Sudirman Sulaiman : Ad no wa ta, Alhamdulillah puang, biar lanjut di wa saja.

Baca Juga: Andi Sudirman Sulaiman Temui Pimpinan DPRD Sulsel

 
Percakapan ini seolah-olah benar dilakukan oleh Wakil Gubernur Sulsel, karena akun facebook tersebut menggunakan foto Andi Sudirman Sulaiman. 

Tak hanya foto, tetapi dalam profil akun itu, juga bertuliskan bekerja di kantor Gubernur Sulsel, dan bertempat tinggal di Makassar. 

Namun faktanya diketahui bahwa akun tersebut bukanlah milik Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, seperti dilansir dari akun resmi Kominfo.go.id, pada hari Minggu 19 Juli 2020.

Baca Juga: Plt Gubernur Sulsel: Jangan Takut Divaksin

Dalam hal ini  Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman meminta kepada masyarakat untuk tidak memberikan nomor Whatshapp dan kode verifikasinya kepada akun palsu yang mengatasnamakan dirinya. 

Permintaan tersebut merupakan modus penipuan yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Berdasarkan verifikasi dan keterangan dari Wakil Gubernur Sulsel dilansir dari Kominfo.go.id bahwa akun tersebut bukan miliknya. Sehingga bisa dipastikan yang meminta nomor whatsapp kepada beberapa orang bukanlah Andi Sudirman Sulaiman.

Memang hal seperti ini sering terjadi, apalagi kalau misalnya orang tersebut memiliki reputasi dan nama yang sudah mentereng, itu bisa dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk melakukan penipuan. 

Jadi kehati-hatian dalam bersosial media harus memang selalu diterapkan dan diperhatikan karena rentan kali terjadi kejahatan dunia maya (cyber crime).

Bagikan