Cek Fakta: Hoax Gibran Rakabuming Bawa Ribuan Massa saat Daftar KPU

Terkini.id, Makassar – Sejumlah akun di media sosial menyebarkan meme beserta narasi tentang massa Gibran Rakabuming saat berangkat mendaftar ke KPU.

Postingan tersebut beredar seiring dengan acara Pernikahan dan Maulid Nabi Habib Rizieq yang saat ini sedang diusut Kepolisian karena dinilai melanggar protokol.

Seperti diketahui, Putra Presiden Joko Widodo tersebut mendaftar ke KPU untuk mencalonkan diri sebagai kandidat Wali Kota Surakarta.

Momen pendaftaran Gibran Rakabuming ke KPU Solo dilakukan pada Minggu 6 September 2020 lalu.

Mungkin Anda menyukai ini:

Beberapa postingan melampirkan berita dari CNNIndonesia dengan judul ‘Gibran Daftar Pilkada, Seribuan Orang Tumpah di Solo’.

Baca Juga: Gibran Kembali Jadi Sorotan, Logo di Laptop Tarik Perhatian Netizen:...

Postingan itu diberi judul meme ‘Terlalu Sibuk Urus HRS dan Anies Baswedan, Jokowi Lupa Pelanggaran Anaknya Sendiri…’.

Selain itu, beredar juga postingan yang melampirkan berita dari Fakta Kini, dengan judul ‘Abaikan Protokol Kesehatan Covid-19, Ribuan Pendukung Antar Gibran Daftar Pilkada Solo.’

Penjelasan

Diketahui, terjadi misinformasi dalam postingan postingan terkait Gibran Rakabuming kerahkan ribuan massa.

Baca Juga: Belum Seminggu Jadi Wali Kota, Gibran Rakabuming Sudah Diterpa Isu...

Jika ditelusuri, isi berita dari CNNIndonesia menyebutkan Massa Gibran-Teguh hanya berjumlah puluhan orang.

Diketahui, massa yang jumlahnya ribuan orang tersebut adalah massa lawan politik Gibran Rakabuming dalam Pilkada Kota Solo, yakni Bajo.

Disebutkan, Pasangan Bagyo Wahyono-FX Suparjo (Bajo) berangkat pada hari yang sama dengan Gibran Mendaftar, yakni pada Minggu 9 September 2020 dengan mengenakan baju serba hiyam dengan menunggangi kuda balap.

Bagyo-Suparjo membawa ribuan pendukung saat mendaftar ke KPU Kota Solo.

Akun simpatisan Gibran Rakabuming, Gibran Ora Gibran juga mengklarifikasi kabar misinformasi tersebut.

“Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa berangkat menuju kantor KPU untuk mendaftar sebagai peserta Pilkada Solo diantar rombongan hanya berjumlah PULUHAN ORANG dengan naik sepeda onthel dengan mengenakan Surjan,” tulisnya di media sosial, sambil meminta untuk melihat video-video yang beredar saat itu.

“Walau ternyata ada massa dari simpatisan dan relawan tetap menyambut Gibran-Teguh di jalanan, jumlahnya pun tidak sampai ribuan!” tambahnya lagi.

Dari penelusuran terkini.id, 

Bagikan