China Desak Warga ‘Menimbun’ Bahan Pokok, Kenapa?

China Desak Warga ‘Menimbun’ Bahan Pokok, Kenapa?

SW
R
St. Wahidayani
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, JakartaPemerintah China mendesak warganya untuk mulai ‘menimbun’ bahan-bahan kebutuhan sehari-hari. Hal tersebut disampaikan melalui pemberitahuan yang diberikan secara resmi oleh Kementerian Perdagangan.

Diketahui ini dilakukan seiring sejumlah masalah yang menyerang hal itu, mulai dari cuaca buruk, kekurangan gas dan pembatasan sosial akibat Covid-19 yang akan menganggu pasokan. Pemerintah Daerah (Pemda) diminta wajib memastikan hal ini.

Kebutuhan ini juga termasuk sayuran, minyak dan ngags untuk kebutuhan darurat. Bukan hanya untuk musim dingin ini, China meminta warga menyetok makanan hingga musim semi.

Kejadian pun mendadak membuat gelombang kepanikan di media China. Sejumlah netizen bahkan berspekulasi soal apa yang terjadi.

“Pemerintah bahkan tidak menyuruh kami untuk menimbun barang saat wabah Covid merebak di awal 2020,” tulis salah satu pengguna Weibo menanggapi kabar tersebut.

Baca Juga

Lanjut “Mungkin pihak berwenang mengingatkan orang-orang bahwa mereka mungkin tidak mampu membeli sayuran musim dingin ini,” ujar yang lain. Dikutip dari CNBC. Rabu, 3 November 2021.

Sementara media ekonomi setempat, menulis bahwa pemerintah hanya mengingatkan tiap keluarga agar bersiap pada penguncian (lockdown). Ini akibat gelombang baru Covid-19 China.

Klaster Covid-19 baru muncul sejak 17 Oktober dari sebuah grup wisata. Dari awal ditemukan hingga kini, Covid-19 telah menyebar di 11 provinsi dengan ratusan kasus, dan menyebabkan China melakukan penguncian ketat di tiga kota.

China sendiri telah mempertahankan kebijakan nol covid-19 yang ketat. Ini terjadi saat sejumlah negara dunia secara bertahap membuka diri untuk belajar hidup dengan virus.

Meski demikian, CCTV mengatakan pengumuman yang meminta warga ‘menimbun’ makanan tersebut dibaca terlalu berlebihan. Media itu juga merilis wawancara dengan seorang pejabat Kemendag yang mengatakan pasokan harian untuk warga masih cukup dan akan dijamin sepenuhnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.