Ciptakan Situasi Kamtibmas yang Kondusif, Pemkot Palopo Gelar Sinergitas Tiga Pilar

pemkot palopo
Ciptakan Situasi Kamtibmas yang Kondusif, Pemkot Palopo Gelar Sinergitas Tiga Pilar

Terkini.id, Palopo – Guna menciptakan Situasi Kamtibmas Yang Kondusif di Kota Palopo khususnya di setiap Kecamatan Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo menggelar Sinergitas Tiga Pilar yang melibatkan Bhabinkamtibmas, Babinsa dan para Lurah.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kecamatan Wara Barat Kota Palopo, Jumat 8 Februari 2019.

Pada kesempatan itu, Dandim 1403 SWG, M Imasfy menyampaikan agar dalam lingkungan masarakat jika ada ancaman yang terasa mengganggu khususnya ideologi bangsa Indonesia segera diinformasikan agar bisa secepatnya dilakukan tindakan.

“Jadi saya harap kepada tingkatan masyarakat dari RT/RW harus intens komunikasi satu dengan lainnya. Dengan komunikasi itu akan terwujud kondisi tertib dan aman di wilayah masing-masing,” ungkap Imasfy.

Berkaitan dengan pileg dan pilpres, lanjut Imasfy, kepada seluruh komponen babinsa, babinkamtibmas, lurah, RT dan RW harus netral, jangan ada  bentuk kampanye atau mengintimidasi masyarakat untuk memilih salah satu calon.

“Dalam Pesta demokrasi ini masyarakat harus memilih sesuai dengan hati nurani jangan ada intimidasi yang dilakukan oleh pemangku kepentingan, terutama babinkamtibmas, babinsa, lurah, RT dan RW,” harapnya.

Walikota Palopo ingatkan peran pemerintah ke masyarakat

Selain persoalan pilpres dan pileg, Imasfy juga mengingatkan terkait bencana alam di mana saat ini kondisi curah hujan yang meningkat agar menjadi perhatian khusus bagi ketiga pilar tersebut. Sehingga penanganannya dapat cepat diatasi.

“Seluruh pilar tetap jalankan tugas masing-masing dengan baik sesuai dengan bidangnya, namun tetap menjaga kerjasama serta tetap komunikasi baik antara RT/RW dan masyarakat,” tandasnya.

Sementara itu, Walikota Palopo, Drs HM. Judas Amir, pada kesempatan yang sama menyampaikan Pemerintah dalam menetapkan para RT, RW, Lurah, dan Kamtibmas, itu bertujuan agar bagaimana masyarakat dapat terlindungi khususnya dalam menjaga agar NKRI ini.

“Sengaja dibentuk RT/RW, Lurah, Kamtibmas dan Babinsa supaya ada yang melindungi masyarakat kita, terutama hal-hal yang bisa mengancam kedaulatan NKRI,” ucap Judas.

Lanjutnya, karena RT/RW adalah ujung tombak yang paling bawah, hal-hal sekecil apapun harus segera ditindaklanjuti, minimal dilaporkan sehingga ada penanganan oleh pihak yang berwenang.

“Misalnya, jika ada balapan liar agar supaya RT/RW segera melakukan tindakan, minimal laporkan segera, jangan menunggu orang lain untuk bertindak,” ucap Judas.

Walikota dua periode ini juga mengingatkan bahwa jika dalam masyarakat ada yang merasa tidak nyaman maka itu adalah kesalahan pemerintah sebagai pengayom di masyarakat.

Pada agenda tersebut, turut hadir Kepala Kesbangpol Kota Palopo Drs H Baso Sulaiman, Kabag Ops Polres Kota Palopo AKP Sanodding, Camat Wara Barat Makkasau SAN, para Babinsa dan Babinkamtibnas, para Lurah serta RT dan RW se-Kecamatan Wara Barat.

Berita Terkait
Komentar
Terkini