Terkini, Makassar – Komisi D DPRD Sulawesi Selatan mendesak Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) untuk segera melunasi sisa pembayaran lahan proyek pembangunan Stadion Sudiang.
Hal itu disampaikan oleh, Ketua Komisi D DPRD Sulsel, Kadir Halid usai meninjau lokasi proyek pembangunan stadion Sudiang.
Menurutnya, Pemprov harus segera melunasi sisa ganti rugi lahan agar tidak menimbulkan masalah dikemudian hari apalagi sampai menghambat proses pengerjaan proyek strategis nasional tersebut.
Kadir Halid mengungkapkan bahwa dari total kewajiban pembayaran lahan sebesar Rp28 miliar, Pemprov Sulsel baru membayarkan sebesar Rp10 miliar. Masih terdapat sisa tunggakan sebesar Rp18 miliar yang belum terbayar karena tidak teralokasi dalam anggaran pokok tahun ini.
“Jangan gara-gara soal lahan ini jadi masalah. Kita berkomitmen untuk bagaimana nanti ada penganggaran di anggaran perubahan. Itu kita minta di perubahan dan harus menjadi prioritas,” tegas Kadir Halid, Rabu 13 Mei 2026.
- Himbauan Pemkab Jeneponto, Stop Penebangan Sembarangan, Lestarikan Pohon Demi Lingkungan Sehat, Cegah Erosi
- Jeneponto Satukan Langkah, Komitmen Bersama Percepat Penurunan Stunting Demi Generasi Berkualitas
- GESIT DATA PRESISI, Terobosan Pemkab Jeneponto Wujudkan Satu Data Terpadu Percepat Penurunan Stunting
- HUT ke-48, Bupati Andi Asman Luncurkan Buku 'BupAAS: Jalan Pengabdian'
- Adira Expo Takalar 2026 Hadirkan Solusi Finansial untuk Liburan Keluarga yang Lebih Nyaman
Lahan yang menjadi persoalan mencakup area seluas kurang lebih 7 hektar di dalam kawasan pembangunan stadion. Politisi Partai Golkar Sulsel ini menyebutkan bahwa secara hukum sudah tidak ada kendala bagi Pemprov untuk melakukan pelunasan.
Pihak DPRD mengkhawatirkan jika masalah lahan tidak segera dituntaskan, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bisa saja menarik kembali anggaran pembangunan stadion yang bernilai sekitar Rp637 miliar.
“Kalau menghambat pembangunan stadion, bisa saja Kementerian PU menarik anggarannya. Yang rugi siapa? Kita semua masyarakat Sulawesi Selatan,” pungkasnya.
Saat ini, progres pembangunan fisik stadion dilaporkan telah mencapai hampir 10 persen.
DPRD Sulsel dijadwalkan akan kembali melakukan rapat lanjutan dengan instansi terkait, termasuk Badan Keuangan, Dispora, Biro Hukum, kontraktor, hingga Kementerian PU untuk memastikan kelancaran proyek yang sangat dibutuhkan warga Makassar dan Sulawesi Selatan ini.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
