Masuk

Cuaca Ekstrem, Wali Kota Makassar Minta Orang Tua Jaga Anak

Komentar

Terkini.id, Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto meminta para orang tua menjaga anak mereka agar tetap berada di dalam rumah selama cuaca ekstrem

Hal itu menyusul peringatan dini Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) ihwal cuaca buruk di wilayah Sulawesi Selatan, 20-23 Februari 2022.

Menurut hasil analisis BMKG, prospek kondisi dinamika atmosfer menunjukkan adanya potensi peningkatan curah hujan di wilayah Sulsel, termasuk Makassar. Masyarakat diimbau waspada.

Baca Juga: Danny Pomanto Luncurkan Branding ‘Makassar Kota Makan Enak’ Sebagai Upaya Pengendalian Inflasi

“Saya berharap di situasi begini semua jaga anaknya masing-masing. Jangan sampai dia pergi, ini kan rawan sekali,” kata Danny Pomanto, Senin, 21 Februari 2022.

Danny Pomanto mengaku pihaknya terus melakukan pemantauan dengan mengaktifkan War Room di Balai Kota Makassar. Pelaporan soal situasi waduk dan kanal-kanal terpantau dengan baik.

“Kalau hujan saya tidak terlalu khawatir, angin yang saya khawatir. Saya berharap semua orang kalau pas hujan itu di rumah saja,” ungkapnya.

Baca Juga: Relawan Ganjar di Sulsel, Ganjaris Celebes Dukung Danny Pomanto Maju Pilgub 2024

Dalam situasi cuaca ekstrem terhitung sudah ada 8 pohon tumbang. Ia mengatakan hal itu berpotensi menyebabkan kabel listrik ikut terputus.

“Tidak di tahu itu listrik yang kena angin ada yang putus, ada besi, kan tidak ketahuan. Itu yang saya cukup khawatir,” tuturnya.

Selain itu, Danny mengatakan beberapa drainase di Jalan Landak mengalami penyumbatan padahal laut surut. Ia mengatakan sudah memerintahkan melakukan pengerukan.

“Saya sudah perintahkan untuk dikeruk segera. Pasti ada sumbatan di situ, kadang-kadang ada ban, meja, kasur di situ di drainase itu. Itu tugasnya PU dan kecamatan. Semua termonitor. Kalau naik lagi air, kita evakuasi,” tuturnya.