Terkini.id, Jakarta – Soal cuitan pegiat media sosial Ferdinand Hutaean yang menyinggung soal ‘Allahmu lemah’ berbuntut panjang.
Beberapa tokoh publik turut angkat bicara termasuk penceramah yang merespons cuitan mantan politisi Partai Demokrat itu.
Salah satunya, Ustadz Hilmi Firdaus misalnya yang mengutip salah satu ayat Alquran.
“Wahai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong Allah, niscaya Dia akan menolongmu & meneguhkan kedudukanmu (QS 47:7),” tulisnya di akun @Hilmi28.
Dia melanjutkan pada dasarnya Allah SWT tidak perlu pembelaan hamba-Nya. Sebaliknya manusia selaku hamba perlu pengakuan sebagai pembela Allah.
- Helmi Felis ke Jokowi: Bukan Percuma Pak! Tuanya Nanti Jadi Penipu, Umbar Janji Boro-Boro Ditepati
- Layak Jadi Cawapres, Pegiat Politik: Erick Thohir Banyak Bawa Ide Cemerlang
- Nicho Silalahi Ke Erick Thohir: Kalau Udah Tahu Bodoh Ya Mundur!
- Fahri Duga Anies Gagal Maju Capres, Helmi Felis: Please, Jangan jadi Dukun!
- Helmi Felis Sebut Anies Baswedan Tercatat Sejarah: Kakek Sampe Neneknya Frontliner!
“Allah memang tdk perlu pembelaan hambaNya, tp kita yg perlu diakui sbg pembela Allah. Para Nabi & Rasul mencontohkan itu,” terangnya.
“Hati2 berucap, mulutmu harimaumu,” tegasnya.
Meskipun kini cuitan tersebut telah dihapus, Ferdinand terus menjadi sasaran amarah warganet dan mendesak kepolisian agar segera bertindak.
“Kasihan sekali Allahmu ternyata lemah, harus dibela. Kalau aku sih Allahku luar biasa, maha segalanya, Dialah pembelaku selalu dan Allahku tak perlu dibela,” cuit Ferdinand di akun Ferdinand Twitter @FerdinandHaean3.
Sementara itu, terkait namanya yang menuai kontroversi, Ferdinand sempat menyampaikan klarifikasi. Dilansir dari Galamedia. Rabu, 5 Januari 2022.
Membantah cuitannya ditujukan pada seseorang atau kelompok agama tertentu, ia menyebut cuitannya merupakan dialog imajiner antara pikiran dan hatinya.
“Jadi pertama cuitan saya itu tidak sedang menyasar kelompok tertentu, agama tertentu, orang tertentu, atau kaum tertentu. Tapi dalam kondisi down kemarin, saya juga hampir pingsan. Saya tidak perlu bercerita masalah saya apa,” kata Ferdinand Rabu, 5 Januari 2022.
“Tapi itu adalah dialog imajiner antara pikiran dan hati saya, bahwa ketika saya down, pikiran saya berkata kepada saya, ‘Hei, Ferdinand, kau akan hancur, Allahmu lemah tidak akan bisa membela kau, tapi hati saya berkata, oh tidak hey pikiran, Allahku kuat, tidak perlu dibela, saya harus kuatlah’. Kira-kira seperti itu intinya,” sambungnya.
Dia lantas meminta maaf jika cuitan tersebut memicu kemarahan dan menyinggung perasaan pihak tertentu.
Tetapi kemudian bahwa memang mungkin cuitan saya tidak lengkap kemudian dipelintir orang seolah-olah saya sedang menuduh orang, menyerang orang, kelompok tertentu atau agama tertentu, sama sekali tidak,” ungkapnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
