Daftar Maskapai yang Menggunakan Boeing 737 Max 8, Termasuk Garuda

Pesawat Lion Air yang jatuh di Kerawang, Oktober tahun lalu memiliki tipe serupa dengan Ethiopian Airlines yang kecelakaan pada Minggu pagi 10 Maret 2019, yakni Boeing 737 Max.(ist)
Pesawat Lion Air yang jatuh di Kerawang, Oktober tahun lalu memiliki tipe serupa dengan Ethiopian Airlines yang kecelakaan pada Minggu pagi 10 Maret 2019, yakni Boeing 737 Max.(ist)

Terkini.id, Jakarta – Imbas dari jatuhnya pesawat Boeing 737 Max 8 yang dioperasikan Ethiopian Airlines, otoritas penerbangan di sejumlah negara mulai mewaspadai pesawat tipe tersebut.

Itu karena jatuhnya Boeing 737 Max bukan pertama kalinya. Pesawat dengan tipe yang sama juga pernah jatuh di Perairan Karawang, Indonesia, pada Oktober 2019 silam. Pesawat tersebut dioperasikan Lion Air.

Sejumlah maskapai penerbangan juga telah memutuskan untuk melarang untuk sementara pemakaian pesawat Boeing 737 Max 8.

Seperti diketahui, pesawat Ethiopian Airlines sebelumnya jatuh hanya beberapa menit setelah lepas landas pada hari Minggu 10 Maret dan menewaskan 157 penumpang dan awak.

Berikut daftar maskapai penerbangan yang mengoperasikan 737 Max 8 dan langkah yang diambil oleh maskapai tersebut, seperti dilansir dari bbc:

Menarik untuk Anda:

Maskapai yang melarang sementara 737 Max 8

Maskapai di Cina, mencakup:

Shenzhen Airlines (pengiriman pertama 737 Max 8 pada Juli 2018)

China Eastern Airlines (pengiriman pertama 737 Max 8 pada Desember 2017)

Air China (pengiriman pertama 737 Max 8 pada November 2017)

Okay Airways (pengiriman pertama 737 Max 8 pada Juni 2018)

Kunming Airlines

Yang juga mengoperasikan 737 Max 8:

Ethiopian Airlines

Cayman Airways

Indonesia: Garuda Indonesia (satu unit) and Lion Air (10 unit) akan diinspeksi

Norwegian Air shuttle (pengiriman pertama 737 Max 8 pada Juni 2017) – “Melakukan komunikasi intensif dengan Boeing”

Flydubai (pengiriman pertama 737 Max 8 pada Juli 2017) – “melakukan pemantauan”

TUI Group (pengiriman pertama 737 Max 8 pada Januari 2018) – “melakukan kontak dengan produsen”

GOL (mengoperasikan tujuh unit 737 Max 8) – “masih yakin dengan standar keselamatan maskapai”

Air Italy – “melakukan dialog terus-menerus dengan otoritas terkait”

S7 – “melakukan komunikasi intens dengan produsen”

SilkAir – (pengiriman pertama 737 Max 8 pada September 2017) – “memantau perkembangan di lapangan”

Southwest Airlines – “sedang berkomunikasi dengan Boeing”

Fiji Airways – “pelatihan …. memenuhi standar keselamatan tertinggi”

WestJet – “memantau situasi dengan cermat”

Maskapai lain yang masih menggunakan 737 Max 8

LOT Polish Airlines (pengiriman pertama 737 Max 8 pada November 2017)

SpiceJet (pengiriman pertama 737 Max 8 pada Oktober 2018) – belum ada komentar

JetAirways – belum ada komentar

Corendon Airlines (pengiriman pertama 737 Max 8 pada Mei 2018)

Mauritania Airlines (pengiriman pertama 737 Max 8 pada Desember 2017)

Malindo Air (pengiriman pertama 737 Max 8 pada Mei 2017)

Sunwing Airlines (pengiriman pertama 737 Max 8 pada Juni 2018)

Aerolineas Argentinas (pengiriman pertama 737 Max 8 pada November 2017)

Aviation Capital Group

Aeromexico

Gol Airlines

Gecas Travel Services

Oman Air juga mengoperasikan pesawat jenis ini namun pengirimannya belum dikukuhkan oleh Boeing.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Pemerintah Tetapkan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2021, Ini Daftarnya

Sri Mulyani Tambah Rp 3,5 T Anggaran Covid-19, Termasuk untuk Sewa Hotel Isolasi Mandiri

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar