Makassar Terkini
Masuk

Dahlan Iskan Puji Langkah Erick Tohir Alihkan Bisnis Garuda Indonesia kepada Pelita Air

Terkini.id, Jakarta – Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan memuji langkah Erick Thohir untuk mengalihkan bisnis PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk kepada Pelita Air Service (PAS) sebagai langkah tepat. 

Namun, langkah ini baru bisa dilakukan jika Garuda Indonesia dinyatakan pailit. 

“Menteri BUMN memang cerdas, memilih Pelita sebagai pengganti Garuda Indonesia, kalau memang diperlukan, mungkin itu tidak perlu,” ujar Dahlan di disway.id dikutip dari Idxchannel, Rabu, 27 Oktober 2021. 

Melansir Idxchannel, Dahlan memperkirakan, pertimbangan pemegang saham memilih PAS lantaran supply bahan bakar yang didistribusikan PT Pertamina (Persero) kepada Garuda Indonesia. 

“Soal bahan bakar itulah, menurut pendapat saya, salah satu pertimbangan mengapa nama Pelita muncul sebagai calon pengganti Garuda,” kata dia. 

Meski transaksi bahan bakar itu merugikan Pertamina karena utang bahan bakar Garuda mencapai Rp 12 triliun, Dahlan menilai BUMN di sektor energi telah menyelamatkan bisnis Garuda. 

Bahkan, maskapai penerbangan pelat merah itu bergantung pada bahan bakar yang di supply Pertamina. Menurutnya, Garuda akan baik-baik saja sepanjang perseroan terus memberi bahan bakar.

“Maka nyawa Garuda Indonesia sebenarnya ada di tangan Pertamina, bukan di perusahaan penyewa pesawat di Amerika atau Eropa,” ungkapnya. 

Seperti kabar yang beredar, Garuda Indonesia terancam pailit. Kabar bangkrutnya Garuda Indonesia ini karena terjerat banyak utang. 

Mengutip detikcom, Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menjelaskan bahwa prioritas pemerintah adalah menyelamatkan Garuda Indonesia.

“Ini Garuda ini sebenarnya kita lagi proses negosiasi. Jadi mudah-mudahan negosiasinya berhasil,” katanya. 

Dia menjelaskan cuma dengan cara itu lah Garuda Indonesia bisa tetap hidup. Arya belum mau bicara banyak mengenai opsi Pelita Air menggantikan Garuda Indonesia.