PLN Batubara Bukan Dibubarkan? Versi Erick Thohir, Semua Usaha PLN Bakal Direformasi

Terkini.id, Jakarta – Anak usaha PT PLN (Persero) yakni PLN Batubara terancam dibubarkan. Hal itu setelah Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan meminta PLN membubarkan perusahaan penyuplai batu bara tersebut.

Hal itu setelah PLN Batubara dinilai salah satu penyebab krisis pemenuhan batubara di dalam negeri, yang membuat suplai listrik bisa terganggu.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan, reformasi di tubuh PLN memang wajib dilakukan sesegera mungkin.

Baca Juga: Ini Komentar Menteri BUMN Soal Pemerintah yang Belum Menaikkan Harga...

Bentuk reformasi yang ada di PLN nantinya akan mirip dengan PT Pertamina (Persero), yang mana terbagi dalam beberapa subholding. Alasannya, selama ini data-data keuangan di perusahaan seperti PLN dan Pertamina tergolong besar.

Sayangnya, data tersebut acapkali hanya memperlihatkan bagian umumnya saja. Masih ada beberapa elemen penting terkait keuangan yang justru kurang tergambarkan dengan jelas.

Baca Juga: Tanggapi Masinton Pasaribu Kritik Kerja Erick Thohir untuk Kampanye, Chusnul:...

“Ketika Pertamina sekarang ada 6 subholding, jadi terlihat mana subholding yang untung dan mana yang kurang efisien. Di PLN pun demikian, kami ingin memisahkan antara bisnis ritel, pembangkit, dan transmisi,” ungkap Erick dikutip dari Kontan, Rabu 12 Januari 2022.

Menurutnya, PLN akan diuntungkan ketika bisnis ritel, transmisi, dan pembangkit saling dipisahkan. 

Sebagai contoh, PLN dapat meraup pendapatan tambahan dari bisnis pembangkit seiring adanya permintaan listrik dari beberapa negara tetangga, seperti Singapura.

Baca Juga: Tanggapi Masinton Pasaribu Kritik Kerja Erick Thohir untuk Kampanye, Chusnul:...

Lantaran keterbatasan lahan, Singapura tidak bisa membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) secara masif. Makanya, Singapura mengimpor listrik dari energi surya tersebut dari Indonesia. Peluang ini dapat dimanfaatkan oleh PLN.

“Ke depan, negara seperti Jepang dan Korea juga bisa membeli listrik di dalam baterai atau energy storage yang mana PLN bisa terlibat di sana,” imbuh Menteri BUMN.

Sebelumnya, wacana pembubaran PLN Batubara juga dilontarkan oleh Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut B Panjaitan. Pembubaran ini sebagai bagian dari perbaikan tata kelola pengadaan batubara untuk perusahaan pelat merah tersebut.

Bagikan