Terkini.id, Makassar – Sebagai salah satu pembicara pada acara diskusi millenial, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan “Danny” Pomanto menarasikan peran generasi muda di tahun politik.
Kegiatan tersebut bertempat di Black Canyon Coffe, Jalan Hertasning, Rabu 20 Februari 2019, mengusung tema “Word Youth Milenial Bersatu Untuk Indonesia Maju.
Danny menegaskan pokok persoalan yang mesti diemban oleh generasi millenial yakni isu hoax dan keterlibatan generasi muda dalam menghadapi pemilu 2019.
“Saat ini hoax adalah tantangan kita. Inilah tugas kaum millenial untuk membedakan antara berita bohong dan fakta,” ujar Danny.
Selain itu, Danny juga menambahkan, milineal harus mengambil peran, harus bersatu. Kalau tidak masa depan bangsa akan sulit untuk diamankan.
- Appi Temui Danny Pomanto di Momen Lebaran, Sepakat Saling Support Pembangunan Makassar
- Open House Idul Fitri Danny Pomanto Jadi Simbol Toleransi, Tokoh Lintas Agama Bernyanyi Bersama
- Momen Idul Fitri di Karebosi, Danny Pomanto, IAS dan Appi Salat Id Satu Saf
- Mantan Walikota Makassar Danny Pomanto Kenang Sosok Andi Yasir, Figur Pamong Berdikasi
- Evaluasi Motor Sampah Listrik: Munafri Tinjau Ulang Proyek Warisan Danny Pomanto
Di tahun politik, kata Danny, banyak informasi yang tidak benar atau hoaks bertebaran di media sosial. Tugas generasi millenial adalah membedakan di antara keduanya.
“Di tangan kaum millenial, masa depan bangsa kita ditentukan. Mereka anak millenial harus menentukan sikap, apalagi tahun ini adalah momen politik,” ungkap Danny.
Lanjut Danny, perang persepsi di media sosial sering kali meresahkan dan mencemaskan, salah satunya yang menyasar generasi millenial.
“Berdasarkan data 3,5 persen penguna medsos dari seluruh generasi millenial, adalah yang paling rentan terhadap dampak dari perang persepsi ini,” tambahnya.
Himbauan Danny untuk kaum millenial Makassar
Danny mengimbau kaum millenial di Makassar untuk ikut berpartisipasi pada Pemilu tahun ini. Ia berharap suara generasi millenial ikut menentukan arah bangsa.
“Suara kaum millenial cukup tinggi, sehingga kita harapkan bahwa partisipasi mereka pada pemilu kali ini bisa maksimal, sehingga kita bisa menghasilkan pemimpin yang dibutuhkan masyarakat,” ungkap Danny yang saat ini terdaftar sebagai kader Nasdem.
“Saya datang ke sini hanya untuk memberi motivasi bahwa kekuatan milenial secara politik jangan di sia-siakan. Caranya, jangan terhasut oleh hoaks, kemudian harus punya kemampuan melihat tanda-tanda kedepan dengan cara mempelajari sejarah dengan ilmu dan bukti yang kita punya,” pungkasnya.
Selain Danny, turut hadir dalam diskusi tersebut anggota DPR RI Fraksi NasDem Ahmad Syahroni dan Ketua Umum Repnas Sulsel Herman Heizer.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
