Terkini, Makassar – Pemerintah Kota Makassar tengah meninjau kembali rencana pengadaan motor sampah listrik yang sebelumnya dirancang sebagai bagian dari upaya pengelolaan sampah rumah tangga.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa proyek ini tidak akan langsung dieksekusi tanpa kajian ulang yang matang.
“Saya coba lihat lagi. Tidak mungkin langsung kita hentikan, tapi juga tidak serta-merta kita lanjutkan. Harus dipastikan dulu apakah ini benar-benar urgensinya ada, apakah sesuai aturan, dan apakah kebutuhan sebanyak itu memang relevan,” ujar Munafri.
Pernyataan tersebut merespons proyek warisan Wali Kota sebelumnya, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto, yang mengalokasikan anggaran sebesar Rp120 miliar untuk pembelian 1.000 unit motor sampah listrik.
Anggaran ini masuk dalam APBD Perubahan 2024 dan ditujukan untuk mempercepat penanganan sampah di tingkat RT/RW.
- Pertamina Patra Niaga Sulawesi Perkuat Layanan SPBU Makassar, Antrean BBM Berangsur Normal
- Satu-satunya Wakil Makassar dan Sulsel, Nafizah Raih Emas Olimpiade Internasional di Bangkok
- KPK OTT Dirjen ATR/BPN Lampri dan Dua Kepala Kantah, 17 Orang Diamankan
- Turnamen Sepakbola DPRD Cup 1 2026 Resmi Dibuka, 20 Kesebelasan Siap Berlaga
- Guru Inspiratif Astra Honda 2026 Resmi Dibuka, Cek Syarat dan Jadwalnya
Namun, Munafri menekankan perlunya audit terhadap kajian awal proyek tersebut. Ia mempertanyakan apakah hasil kajian sebelumnya masih relevan atau perlu diperbarui.
“Butuh kajian lebih lanjut. Sebelum diadakan, pasti sudah ada studi awalnya. Nah, apakah kajian itu masih bisa kita pakai atau harus diperbarui? Itu yang harus kita pelajari,” tambahnya.
Urgensi atau Pemborosan?
Pengadaan motor sampah listrik ini diharapkan menjadi solusi untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah sekaligus mengurangi ketergantungan pada bahan bakar minyak (BBM).
Namun, besarnya anggaran yang dialokasikan menjadi sorotan, terutama dalam konteks efektivitas penggunaan dana publik.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
